Breaking News:

Agustus Mendatang, Tiga Perusahaan Lokal Sumsel Siap Melantai Di Bursa

Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Palembang memastikan pada Agustus tahun ini ada tiga perusahaan swasta lokal pertama Sumsel yang akan melantai d

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Budi Darmawan
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Palembang, Hari Mulyono saat melakukan paparan pada kegiatan Workshop Wartawan dengan tema Go Public, Lebih Baik di Ocius Kafe Palembang Indah Mall, Kamis (29/03/2019). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Palembang memastikan pada Agustus tahun ini ada tiga perusahaan swasta lokal pertama Sumsel yang akan melantai di bursa saham atau initial public offering (IPO).

Kepala Perwakilan Kantor BEI Palembang, Hari Mulyono mengatakan ketiga perusahaan tersebut yakni perusahaan yang bergerak di sektor energi, kesehatan dan energi terbarukan

"Setelah Semester I 2019 ada yang akan Go Public. Perusahaan lokal ini salah satunya merupakan perusahaan lokal papan utama," ujarnya pada kegiatan Workshop Wartawan dengan tema Go Public, Lebih Baik di Ocius Kafe Palembang Indah Mall, Kamis (29/03/2019).

Resmi Diluncurkan di Indonesia, Ini Daftar Spesifikasi Lengkap dan Harga HP OPPO A5s

Disdukcapil Lakukan Jemput Bola di 5 Kecamatan Untuk Perekaman KTP-el, Berikut Jadwalnya

Resmi masuknya tiga perusahaan lokal ini juga merupakan salah satu kado di hari jadi BEI khususnya untuk wilayah Sumsel pada pertengahan tahun ini.

Dia menambahkan, ketiga perusahaan tersebut memiliki misi untuk menaikkan skala bisnis, ekspansi bisnis dan berambisi menjadi yang pertama di lini bisnisnya.

Selain itu pula, untuk mencegah perpecahan keluarga karena perusahaan yang dikelola termasuk bisnis keluarga.

"Ada juga yang butuh modal besar untuk mengembangkan binis tapi kami belum bisa sebut nama," jelasnya.

Dia menyebutkan, untuk saat ini terdapat tiga kendala bagi perusahaan untuk segera masuk ke pasar saham.

Pertama, yakni maasih belum ada rasa percaya atau kekhawatiran terhadap kontrol perusahaan. Padahal, sebenarnya kendali sepenuhnya akan tetap ada di tangan pemilik perusahaan bukan pada investor.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved