Kasus Pembunuhan Pendeta di Sungai Baung

TKP Rusak, Anjing Pelacak hanya Berputar - putar Kesulitan Mengendus Jejak Pelaku

Tim K9 atau anjing pelacak yang diturunkan untuk membantu pelacakan cukup kesulitan mencari jejak pelaku yang hingga kini masih buron

TKP Rusak, Anjing Pelacak hanya Berputar - putar Kesulitan Mengendus Jejak Pelaku
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL, KOLASE
Status WhatsApp Melinda Zidemi (24) terupdate terakhir kali pada 15 Maret atau 11 hari sebelum dirinya ditemukan meninggal dunia. Gambar diambil Rabu (27/3/2019). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rangga Efrizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adimegara menjelaskan jika pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang calon pendeta yang tengah bertugas di Sungai Baung, OKI, Sumatera Selatan.

Tim K9 atau anjing pelacak yang diturunkan untuk membantu pelacakan cukup kesulitan mencari jejak pelaku yang hingga kini masih buron. Kesulitan tersebut lantaran TKP kejadian sudah rusak akibat dimasuki oleh banyak orang ketika pencarian korban. Anjing-anjing polisi pun kesulitan mengendus bau pelaku.

BREAKING NEWS: Wanita Bernama Melinda Ditemukan Tewas di Sungai Baung OKI, Diduga Korban Pemerkosaan

Video: Melinda Zidemi Gadis Yang Ditemukan Tewas di Sungai Baung Ternyata Akan Menikah

"Seharusnya kan kalau masih baru masih dapat dikejar dengan anjing pelacak, tapi sayangnya TKP nya rusak jadi kesulitan. Anjingnya hanya berputar-putar," ujar Kapolda saat ditemui, Selasa (27/3).

Sementara, saat ini saksi kunci yang merupakan anak didik dari korban berinisal NA (9) masih dalam kondisi pemulihan pasca trauma akibat kejadian yang menimpanya beberapa waktu lalu. NA belum dapat dimintai keterangan dalam kasus tersebut.

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Keluarga Artis Ivan Gunawan

Anggota DPRD Banyuasin Kritik Dinas Perikanan Terkait Pembelian Mobil Dinas Mewah

Menurut Zulkarnain pihak nya siap membantu melakukan pendampingan psikologis kepada gadis kecil itu agar segera kembali pulih.

"Kondisinya masih trauma nanti akan dikonsultasikan, apakah korban dibawa di Palembang atau atau tetap OKI, tentu berdasarkan ijin dari orangtua korban," jelasnya. (mg2)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved