Berita Palembang

PUBG Game Online Khusus 18 ke Atas, Kementerian Informasi dan Informatika Minta Orang Tua Awasi Anak

PUBG Game Online Khusus 18 ke Atas, Kementerian Informasi dan Informatika Minta Orang Tua Awasi Anak

PUBG Game Online Khusus 18 ke Atas, Kementerian Informasi dan Informatika Minta Orang Tua Awasi Anak
Dok SRIPOKU.COM
Para gamers PUBG saat mengikuti turnamen di PIM Mall beberapa waktu lalu. 

PUBG Game Online Khusus 18 ke Atas, Kementerian Informasi dan Informatika Minta Orang Tua Awasi Anak

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pro dan kontra permainan game online PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) yang sempat akan dibuatkan fatwa haram oleh MUI untuk dimainkan, membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memasukkan game yang tengah booming itu ke dalam game online khusus masyarakat telah berusia 18 tahun ke atas.

Kepala Dinas Kominfo Palembang, Yanurpan Yany mengatakan, berdasarkan PM Kominfo No 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik, PUBG masuk kategori games 18+, artinya hanya boleh dimainkan oleh orang berusia 18 tahun ke atas.

Maka dari itu kominfo meminta peran orang tua untuk mengawasi anak mereka yang di bawah umur agar tidak bermain (PUBG).

Bak Tak Peduli Wacana Haram, 7 Artis Ini Kecanduan Game PUBG, Nomor 5 Artis Cewek Lho, Sering Mabar!

Wacana Fatwa Haram Game PUBG Tengah Dikaji, Ini Kata Pakar Psikologi Forensik & MUI Palembang

Para Gamers di Palembang tak Setuju MUI Tutup PlayerUnknowns Battlegrounds (PUBG), Ini Alasannya

Cara Download Lagu Ost PUBG Lengkap Video Klipnya, Lirik Lagu On My Way Alan Walker

"Game itu hanya dimainkan oleh yang berumur 18 tahun ke atas. Itu artinya game PUBG tidak boleh dimainkan anak-anak di bawah umur," ujarnya, Rabu (27/3/2018).

Terkait adanya wacana akan ditutupnya game tersebut, Kementrian Kominfo masih mengkaji ulang.

Sebab hingga saat ini pihaknya sedang menunggu hasil kajian Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat mengenai fatwa haram bermain game PUBG karena dianggap menjadi inspirasi teroris di New Zealand.

Diakuinya, hingga saat ini pihaknya sendiri belum berkoordinasi dengan MUI Palembang mengenai larangan bermain PUBG.

“Kalau Kominfo tidak mungkin asal tutup saja dan pasti ada kajiannya. Kita sedang menunggu rekomendasi MUI, kita tunggu intruksi dari kominfo pusat sebelum bertindak," ungkapnya.

Yanuar menjelaskan, bahwa game PUBG memang sedang sedang digandrungi oleh masyarakat.

Namun jika bermain game tersebut dimainkan secara terus menerus dan berlebihan itu tidak baik.

Oleh karena itu pihaknya meminta orang tua ikut berperan dengan mengawasi anak mereka yang di bawah umur agar tidak memainkan game PUBG.

“Kami mengimbau orang tua untuk ikut mengawasi anak-anak mereka ketika anak-anak bermain game. Bermainlah game sesuai kategori umur anak," jelas Yanuar.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved