Dirikan Galeri Investasi di Graha Tribun , BEI - Sripo Segera Jalin Kerjasama

Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Palembang akan jalin kerja sama untuk pendirian Galeri Investasi di kantor Harian Umum Sriwijaya Post (Sripo).

SRIPOKU.COM/JATI P
Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Palembang, Hari Mulyono menyerahkan cinderamata kepada Redaktur Ekonomi Harian Umum Sriwijaya Post (Sripo) didampingi oleh Sekretaris Redaksi Harian Umum Sriwijaya Post (Sripo), Salman Rasyidin, Rabu (28/03/2019). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Palembang akan jalin kerja sama untuk pendirian Galeri Investasi di kantor Harian Umum Sriwijaya Post (Sripo).

Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Palembang, Hari Mulyono mengatakan dengan adanya Galeri Investasi tersebut akan bisa mengakomodir masyarakat sekitar di sekitar kawasan Graha Tribun.

"Di daerah sini (Graha Tribun) belum ada Galeri Investasi dan sekaligus bisa menjadi kerja sama BEI dengan perusahaan media pertama di Indonesia," katanya saat mengunjungi kantor Harian Umum Sriwijaya Post (Sripo), Rabu (27/03/2019).

Ingin Mulai Usaha? Yuk Simak Tips dari James Prananto Pebisnis Muda Ini

Alfamart Ajak Pengusaha Lokal Maju Bersama untuk Pengembangan Bisnis Ritel Melalui Franchise

Menurutnya, perusahaan media akan sangat potensial jika menjalin kerja sama dengan BEI, lembaga nirlaba yang fokus memberikan informasi yang lebih lengkap tentang perkembangan bursa kepada publik.

"Dari media juga kami bisa memberitahukan berbagai perkembangan terbaru dari dunia saham," katanya.

Dia melanjutkan, selain Galeri Investasi nantinya setelah kerja sama pihak media pun bisa secara rutin membuka Sekolah Pasar Modal (SPM) yang bertujuan mengedukasi peserta yang mengikuti kegiatan untuk berinvestasi.

Cerita Rosie Pakpahan, Pebisnis Tahu Olahan dengan Omzet Rp 3,5 Miliar Per Bulan

"Kampanye Yuk Nabung Saham lewat SPM akan menambah jumlah investor baru di Sumsel. Sebab tahun ini target investor baru kami ada di angka 5.633 atau naik 30 persen dari tahun 2018 lalu," terangnya.

Terkait perkembangan jumlah investor di Sumsel, Hari menambahkan, jika mengacu ke 2017 lalu jumlah investor baru hanya 1934 single investor identification (SID) namun di tahun 2018 meningkat menjadi
4.333 investor baru.

"Tahun lalu pertumbuhan kita double mencapai 4.333 investor baru. Anggota perusahaan kita 15," tambahnya.

Hanya saja, jelas Hari, ada yang disayangkan dari pertumbuhan positif tersebut yakni belum berhasilnya ia menghadirkan perusahaan swasta pertama lokal untuk go public dari Sumsel.

Bursa Efek Indonesia Catat Pertumbuhan Investor di Sumatera Selatan Signifikan

Dia menyebutkan, tahun ini di Sumsel akan ada tiga perusaahaan lokal yang berencana akan melantai di bursa saham atau initial public offering (IPO) yaitu perusaahaan yang bergerak di sektor energi, kesehatan dan energi terbarukan.

"Karena prosesnya masih tertunda. Mudah-mudahan semester kedua 2019 prosesnya sudah lancar dan akan menjadi perusahaan swasta pertama yang bisa go public dan bisa menjual sahamnya di BEI," jelasnya.(mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved