Alex Noerdin Keukeh Datangkan Ronaldinho ke Palembang, Setelah Pemilu 2019

"Pokoknya Ronaldinho harus di Palembang. Kalau keduanya mau ke Indonesia di tempat lain, ya silahkan," ujar Alex saat laga final Alex Noerdin cup 2019

Alex Noerdin Keukeh Datangkan Ronaldinho ke Palembang, Setelah Pemilu 2019
SRIPOKU.COM/RESHA
Penggagas sekaligus Pembina Turnamen Alex Noerdin Cup 2019, Alex Noerdin, saat diwawancarai awak media. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Penggagas sekaligus Pembina Turnamen Alex Noerdin Cup 2019, Alex Noerdin mengatakan, pihaknya masih berupaya untuk mendatangkan bintang Sepakbola dari Brazil, Ronaldinho. Sebab, pihaknya memiliki komitmen kepada 55 anak yang terpilih dari 17 kabupaten/kota di Sumsel tersebut.

"Pokoknya Ronaldinho harus di Palembang. Kalau keduanya mau ke Indonesia di tempat lain, ya silahkan," ujar Alex saat laga final Alex Noerdin cup 2019 di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Rabu (27/3/2019).

Sebelumnya, Ronaldinho sendiri dijadwalkan akan memberikan coaching clinic kepada anak-anak terpilih dari 17 kabupaten/kota di wilayah Sumsel tersebut. Hasilnya, sebanyak 55 anak terpilih dalam rangkaian Tur Alex Noerdin Cup 2019 ke kabupaten/kota tersebut.

Selagi Tur berjalan, Gubernur Sumsel periode 2008 - 2018 itu mengatakan pihaknya terus berkoordinasi untuk mempersiapkan kedatangan Ronaldinho ke Palembang. Bahkan, Ronaldinho sudah mengirimkan tim pengacaranya untuk memastikan fasilitas, mulai dari hotel tempat menginap, transportasi hingga venue tempat dihelatnya acara puncak.

"Tapi karena satu dan lain hal, kalian sudah tau tak perlu saya ulangi, tidak bisa memakai JSC (Jakabaring Sport City, red), reschedule," katanya.

Pihak penyelenggara kompetisi juga sebelumnya sudah melayangkan surat kepada PT JSC selaku pengelola kompleks olahraga tersebut, pada bulan Desember 2018. Namun, Alex mengatakan sampai sekarang tidak ada balasan dari PT JSC.

"Kirim berapa orang langsung ke sana, ga bisa jawab. Kita sowan ke Gubernur, barangkali beliau sibuk ga bisa ketemu. Lalu ke Protokol, Protokol ga bisa memutuskan karena belum ada disposisi dari Gubernur," terangnya.

Namun, ia tak mau ambil pusing dan menyalahkan pihak mana yang akan bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Ia mengatakan, kedatangan Ronaldinho akan dijadwalkan ulang setelah Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) April 2019 nanti.

"Jadi kita ga usah salahkan siapa-siapa, mungkin ada hikmahnya. Setelah Pileg dan Pilpres baru kita mulai," ungkapnya. (mg5)

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved