Berita Palembang

Gubernur Sumsel Herman Deru Support Pembukaan Rumah Singgah Bangka di Palembang

Sambil proses pengajuan hibah berjalan, Pemkab Bangka menurutnya boleh saja memasang logo Babel dan Pemprov.

Gubernur Sumsel Herman Deru Support Pembukaan Rumah Singgah Bangka di Palembang
Dok. Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru saat rapat singkat bersama Bupati Bangka Mulkan, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian dan rombongan di Kantor Pusat BSB Jakabaring. 

PALEMBANG -- Demi memudahkan keluarga pasien BPJS di Kepulauan Bangka mendapatkan tempat tinggal saat menjalani pengobatan di rumah sakit-rumah sakit rujukan di Palembang, Gubernur Sumsel Herman Deru langsung menyetujui pengaktifan kembali Rumah Singgah Bangka di kawasan sekitar Taman Wisata Alam (TWA) Puntikayu.

Hal itu diungkapkannya saat rapat singkat bersama Bupati Bangka Mulkan, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian dan rombongan di Kantor Pusat BSB Jakabaring, Lantai 12, Senin (25/3/2019) siang.

"Bagi saya pribadi ini tidak menjadi masalah. Hanya kalau untuk hibah itu perlu ada proses dan butuh waktu."

"Sebelum masuk ke proses itu saran saya ajukan dulu surat pinjam pakai biar mess itu bisa aktifkan lagi termasuk untuk pemeliharaannya."

"Biar ada legal standing juga agar lebih kuat," ujarGubernur Herman Deru.

Hal itu, kata Herman Deru, sama halnya saat Pemprov memberikan bantuan bagi instansi vertikal untuk kebutuhan kantor dan lainnya.

"Silahkan saja, asal jelas siapa yng mengelola listrik, kebersihan dan lainnya," tambah Herman Deru.

Herman Deru Support Pembukaan Rumah Singgah Bangka di Palembang

Hadiri RUPS BSB Tahun Buku 2018, Herman Deru Minta BSB Lebih Berani Bersaing

Gubernur Sumsel Herman Deru saat rapat singkat bersama Bupati Bangka Mulkan, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian dan rombongan di Kantor Pusat BSB Jakabaring.
Gubernur Sumsel Herman Deru saat rapat singkat bersama Bupati Bangka Mulkan, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian dan rombongan di Kantor Pusat BSB Jakabaring. (Dok. Pemprov Sumsel)

Sambil proses pengajuan hibah berjalan, Pemkab Bangka menurutnya boleh saja memasang logo Babel dan Pemprov.

Sehingga bangunan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai rumah singgah sekaligus difungsikan sebagai kantor penghubung.

"Kalau memang siap bisa kita buka 1 April. Silahkan saja gunakan juga sebagai kantor penghubung," jelasnya.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved