Setelah Rilis Peraturan Menteri Tentang OJOL Kemenhub Bakal Rancang Pergub Ojol

Namun, pembuatan Pergub masih akan menunggu petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) dari Kemenhub RI.

Setelah Rilis Peraturan Menteri Tentang OJOL Kemenhub Bakal Rancang Pergub Ojol
SRIPOKU.COM/MG4
Aksi - Ojek Online yang melakukan aksi masa di kantor DPRD beberapa saat lalu, Minggu (24/3) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI telah merilis Peraturan Menteri No 12 tahun 2019 tentang ojek online.

Dikeluarkannya aturan tersebut nantinya akan ditindaklanjuti dengan mengusulkan Peraturan Gubernur (Pergub) khusus sebagai turunan aturan. Namun, pembuatan Pergub masih akan menunggu petunjuk teknis (juknis) dna petunjuk pelaksanaan (juklak) dari Kemenhub RI. 

Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Nelson Firdaus melalui Kabid Angkutan Jalan, Junaidi mengatakan hingga kini pihaknya belum mendapat salinan Permen terkait ojek online. 

Aturan Ojek Online Keluar, Driver Diwajibkan Pakai Sepatu dan Plat Sesuai dengan Aplikasi

4 Tahun Jadi Driver Ojek, Pria ini Mampu Bangun Rumah Mewah Dan Kost Dua Lantai

“Sekarang mungkin masih sosialisasi. Sebab, kami juga belum mendapat salinan Permen yang baru,” jelasnya, Minggu (24/3).. 

Terkait perancangan Pergub, Junaidi mengatakan pihaknya masih akan melihat Permen yang dikeluarkan. Apakah nantinya akan dibuat Pergub. Kami masih menunggu juknis dan juklaknya. Kalau memang diperlukan, tentu akan dirancang dan diterbitkan Pergub khusus terkait hal itu.

Pemerintah Segera Berlakukan Tarif Batas Atas dan Bawah Ojek Online

Apalagi, sambung Junaidi, saat ini aplikator transportasi online sudah merambah ke tingkat kabupaten/kota yang ada di Sumsel. Sehingga, dibutuhkan aturan khusus terkait hal itu.

“Seperti taksi online yang sudah terbit Pergubnya. Untuk ojek online, pasti harus dibuat aturan khusus yang berlaku di daerah,” ujarnya.

Percaya Dirinya Menang Undian Gojek, Wanita di Palembang Ini Malah Kehilangan Uang Rp 77 Jutaan

Mengenai isi dari Permen yang baru, Junaidi mengaku belum mengetahuinya. “Kami akan pelajari dulu poin-poinnya. Setelah menerima salinan Permen yang sudah dibuat Kemenhub,” ujarnya. (mg4).

Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved