Berita Lubuklinggau

Dikira Babi Hutan, Pemburu Tembak Seorang Petani di Lubuklinggau hingga Tewas

Duarrr, tembakan Dona yang merupakan warga Jalan Batu Pepe RT04 Kelurahan Petanang Ilir Kecamatan Lubuklinggau Utara I Kota Lubuklinggau itu tepat

Dikira Babi Hutan, Pemburu Tembak Seorang Petani di Lubuklinggau hingga Tewas
KOLASE SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI, HANDOUT
Tersangka pemburu babi di Lubuklinggau Tembak Seorang Petani 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU-- Dari jarak lima meter, Karmadona alias Dona (29), melihat sesuatu bergerak di balik semak hutan kebun karet yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Raya Kecamatan Lubuklinggau Utara I Kota Lubuklinggau.

Ia pun menarik pelatuk senjata api rakitan (Senpira) laras panjang jenis kecepek yang dibawanya untuk berburu babi tersebut ke arah sasaran.

Duarrr, tembakan Dona yang merupakan warga Jalan Batu Pepe RT04 Kelurahan Petanang Ilir Kecamatan Lubuklinggau Utara I Kota Lubuklinggau itu tepat mengenai sasaran. Tak menunggu lama, Dona bersama seorang temannya, langsung mendekati sasaran. 

Namun tembakannya bukan mengenai babi hutan seperti yang disangkanya semula, melainkan sesosok manusia dengan jenis kelamin laki-laki yang tak dikenalnya.

Laki-laki itu sudah terkapar dan tak bergerak. Melihat itu, dia pun tersadar telah salah tembak. Lalu Dona dan rekannya langsung kabur memisahkan diri masing-masing dari tempat kejadian tersebut.

Adapun korban, belakangan diketahui bernama Randi Wijaya (17), seorang petani yang merupakan warga Kelurahan Tanjung Raya Kecamatan Lubuklinggau Utara I Kota Lubuklinggau.

 6 Artis Ini Dimanajeri Suaminya Sendiri, Pantesan Ngetop Karirnya! Nomor 1 Sudah Puluhan Tahun

 Link Live Streaming Timnas U-23 Indonesia vs Thailand, Jumat (22/3/2019) Pukul 17.00 WIB

Jasad korban kemudian ditemukan oleh warga sekitar setelah kejadian. Awalnya warga menduga bahwa korban tewas akibat kecelakaan saat mencari rotan di hutan dan jatuh dari jurang. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit Dr Sobirin untuk dilakukan visum.

Namun hasil penyelidikan polisi menemukan hal berbeda. Polisi menemukan kejanggalan di TKP. Dan anggota Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara kemudian mendapat informasi bahwa korban meninggal diduga dibunuh dengan cara ditembak pakai senpira.

"Hasil gelar kasus baik ditingkat polsek dan polres serta hasil penyelidikan dan penyidikan dan dari alat bukti yang didapat maka penyidik menyimpulkan, korban meninggal bukan karena kecelakaan tapi kasus tersebut tindak pidana pembunuhan," kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Harison Manik, Jumat (22/3/2019).

Dijelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada 28 Januari 2017 sekitar pukul 12.00. Lokasi kejadian di hutan kebun karet yang terletak di Kelurahan Tanjung Raya Kecamatan Lubuklinggau Utara I Kota Lubuklinggau.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi serta gelar perkara di polsek dan di polres, termasuk petunjuk lainnya, maka penyidik meyakini salah satu pelakunya adanya Karmadona alias Dona.

"Anggota dapat informasi bahwa pelaku sudah kembali ke Lubuklinggau setelah kabur menyembunyikan diri pasca kejadian. Anggota kemudian bergerak melakukan penangkapan di rumahnya pada Kamis (21/3/2019) sekitar pukul 16.00. Selanjutnya tersangka pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek Lubuklinggau Utara guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar AKP Harison Manik.

Dikatakan, setelah diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku tidak sengaja menembak korban sampai tewas. Karena mengira korban adalah seekor babi hutan yang serang diburunya.

"Tersangka ini tak sendirian, tapi bersama temannya yang sudah ditetapkan DPO. Setelah kejadian, tersangka bersama temannya ini kabur menyembunyikan diri masing-masing," ujarnya. (ahmad farozi)

 Suka Salah Kaprah, Ternyata Ini Deretan Pemain Bola Dengan Gaji Tertinggi, Bukan Cristiano Ronaldo?

 Unggah Foto Bersama Ayu Ting Ting, Netizen Malah Salah Fokus dengan Celana Kriss Hatta, Kok Bisa?

 BREAKING NEWS : Sopir Taksol di Palembang Dirampok, Dirawat di RS Tiara Fatrin Alami Luka di Leher

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved