Berita Palembang

Waspada Curah Hujan Tinggi Disertai Angin Kencang di Sumsel, Prediksi Berlangsung 3-5 Hari ke Depan

Kondisi Sumatera Selatan pada 19 Maret 2019 saat ini, posisi Matahari di atas ekuator/ khatulistiwa menyebabkan temperatur udara cenderung lebih panas

Waspada Curah Hujan Tinggi Disertai Angin Kencang di Sumsel, Prediksi Berlangsung 3-5 Hari ke Depan
SRIPOKU.COM/SHAFIRA
ILUSTRASI HUJAN 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Kondisi Sumatera Selatan kemarin, pada 19 Maret 2019 posisi Matahari di atas ekuator/ khatulistiwa menyebabkan temperatur udara cenderung lebih panas dari biasanya dari pagi hingga menjelang siang hari.

Kasi Observasi dan Informasi Stasiun SMB II Palembang Meteorologi BMKG, Bambang Beny Setiaji MKom mengingatkan kewaspadaan, ia menyebut hal ini merupakan indikasi musim transisi.

"Pasokan uap air dari Laut Cina Selatan yang melimpah seiring masih aktifnya angin muson baratan mengakibat potensi hujan pada sore hari hingga malam hari semakin tinggi, tentu saja dapat diikuti angin kencang seiring perbedaan tekanan permukan yang tinggi akibat kenaikan suhu signifikan pada pagi menjelang siangnya," terang Bambang Beny Setiaji MKom dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (19/3/2019) malam.

Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang BMKG, Bambang Beny Setiaji MKom
Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang BMKG, Bambang Beny Setiaji MKom (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Dulu Tukang Cuci Piring, Dalam 2 Tahun Pria Asal Bandung Ini Punya 3 Rumah & 6 Mobil, Ini Rahasianya

7 Artis Ini Dapat Mahar dengan Harga Fantastis di Hari Pernikahannya, ada yang Sampai Puluhan Miliar

Reaksi Gempita, Anak Gading Marten dan Gisel Dipertemukan dengan Wijaya Saputra jadi Sorotan, Cuek?

Ia juga mengatakan, respon terhadap kenaikan suhu antara permukaan yang tertutup (aspal, semen, dsb) dan permukaan yang terbuka (tanah, rawa, gambut, dsb) yang berbeda inilah yg memicu perbedaan tekanan permukaan.

"Kondisi ini diperburuk dengan gangguan Badai Tropis Trevor dan pusat-pusat tekanan rendah di Samudera Hindia Selatan Jawa yang mengakibatnya terjadinya konvergensi (pertemuan massa udara) yang sarat uap air di wilayah Sumatera Selatan yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan (konvektif)," katanya.

Seiring kadar air tanah yang jenuh dikarenakan musim hujan mengakibatkan potensi genangan hingga banjir akan semakin tinggi dan untuk daerah dataran tinggi berpotensi pergeseran tanah/longsor. Kondisi ini akan berlangsung 3-5 hari ke depan.

"Demikian kewaspadaan ini dibuat semoga bermanfaat," ujarnya. (Abdul Hafiz)

===

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved