Berita Palembang

Tak Mau Beli Sepatu Tetangga, Maryati Jadi Korban Penganiayaan

Sindi (23) warga Lorong Hidayah Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I diduga nekat menganiaya tetangganya sendiri bernama Maryati (35)

Tak Mau Beli Sepatu Tetangga, Maryati Jadi Korban Penganiayaan
SRIPOKU.COM/ANDIKA WIJAYA
Maryati (35), ketika melapor ke Polresta Palembang, lantaran sudah menjadi korban penganian, Rabu (20/3/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andika Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Sindi (23) warga Lorong Hidayah Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I diduga nekat menganiaya tetangganya sendiri bernama Maryati (35) karena tidak ingin membeli sepatu yang dijualnya.

Akibat penganiayaan tersebut, membuat Maryati pun harus patah 2 gigi di bagian atas, luka memar di bagian kepala dan sakit di bagian mata.

Tak terima, ditemani keluarganya warga jalan Hidayah Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I ini membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Di hadapan petugas piket pengaduan, Maryati menuturkan kejaidan tersebut terjadi pada Selasa (12/3/2019) di depan rumahnya sekitar jam 13.00 siang.

Dimana kejadian tersebut, berawalnya Sindi datang dengan maksud menjual sepatu kepadanya. Namun terlapor meminta uangnya terlebih dahulu.

"Dia itu jual sepatu seharga Rp. 70 ribu tapi mau minta uangnya sekarang. Saya mau liat barangnya dulu seperti apa, kan seharusnya gitu, tapi dia tetap ngotot mau uangnya dulu," ungkapnya.

Karena kesal, Maryati tak kunjung memberikan uang yang dimaksud langsung marah-marah sambil menjambak sambil memukul wajah dan badan korban." Saya tidak seimbang saat di jambak dan di pukul sama dia kemudia saya terjatuh didepan dia,"ungkapnya.

Saat korban terjatuh, terlapor kembali melakukan penganiaayan terhadap korban dengan memukuli berkali-kali sampai sampai direlai oleh suami korban.

"Untung saat itu suami saya dengar ada ribut-ribut kemudian dia mencoba memisahkan kami berdua," katanya.
Usai melakukan pengobatan di RS dan membawa bukti visum, Maryati lantas membuat laporan dengan harapan laporannya dapat segera ditindak lanjuti.

Sementara, KA SPK AKP Herry membenarkan adanya laporan korban tentang penganiayaan. "Laporan sudah sudah kita terima dan akan segera ditindak lanjuti. Akibat penganiayaan ini korban mengalami patah 2 gigi bagian atas, dan memar,"ungkapnya, sambil mengatakan, Apabila terbukti bersalah, terlapor akan dikenakan pasal 351 tentang penganiayaan. (diw).

Detik-detik Tower Radio Pemancar di Muaraenim Ambruk, Belasan Kantor OPD Lumpuh

Selama Ini Bungkam, Terkuak Ternyata Ini Alasan Besar Norman Kamaru Nekat Berhenti jadi Polisi

Manajer Persib Bandung Akan Datangkan Dua Lagi Pemain Asing, Siapa yang Akan Dicoret?

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved