Driver Ojol Online (Ojol) Dilarang Mangkal Sembarang, Ini Aturan Baru dari Kementerian Perhubungan

Driver Ojol Online (Ojol) Dilarang Mangkal Sembarang, Ini Aturan Baru dari Kementerian Perhubungan

Driver Ojol Online (Ojol) Dilarang Mangkal Sembarang, Ini Aturan Baru dari Kementerian Perhubungan
SRIPOKU.COM/DOKUMEN
Para driver ojek online saat aksi masa di Kantor DPRD Sumsel, Senin (2/7/2018) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat ( ojek online).

Dalam peraturan tersebut, diatur mengenai aspek keteraturan.

Aspek keteraturan itu terdapat di Pasal 8 PM Nomor 12 tahun 2019 tersebut.

Dalam peraturan tersebut mengatur keteraturan untuk pengemudi dan aplikator dalam memberikan pelayanan kepada penumpang.

Inilah Rumah 4 Seleb Bak Istana Mewah Berlapis Emas, Sayang Nomor 4 Sebelahan dengan Kandang Ayam!

Fakta-fakta Pengemis Tua yang Bawa Mobil Sendiri Saat Terjaring Razia Satpol PP

Waspada Curah Hujan Tinggi Disertai Angin Kencang di Sumsel, Prediksi Berlangsung 3-5 Hari ke Depan

Salah satunya adalah pengemudi dilarang mangkal di sembarang tempat.

"Pengemudi harus berhenti, parkir, menaikkan dan menurunkan penumpang di tempat yang aman dan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas sesuai dengan yang diatur perundang-undangan," demikian bunyi Pasal 8 poin A PM No 12 Tahun 2019.

Selain itu, pihak aplikator juga diminta mendirikan shelter bagi mitra pengemudinya. Hal ini dilakukan agar ojek online tak mangkal sembarangan.

Dulu Tukang Cuci Piring, Dalam 2 Tahun Pria Asal Bandung Ini Punya 3 Rumah & 6 Mobil, Ini Rahasianya

7 Artis Ini Dapat Mahar dengan Harga Fantastis di Hari Pernikahannya, ada yang Sampai Puluhan Miliar

Piala Presiden dan AFC Bentrok, Tak Ada Penundaan Jadwal Buat Persija!

"Bagi penggunaan sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat dengan aplikasi berbasis teknologi informasi, shelter harus disediakan perusahaan aplikasi," demikian bunyi Pasal 8 poin B PM No 12 Tahun 2019.

Tak hanya itu, aplikator juga diminta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap mitra pengemudinya terkait kepatuhan dan keselamatan lalu lintas.

Selain itu, untuk aspek keterjangkauan, pengemudi harus memberikan pelayanan kepada penumpang menuju titik tujuan sesuai dengan kesepakatan antara penumpang dan pengemudi.

Kantor BPMPT Muaraenim Terbakar, Api Tiba-tiba Muncul dari Atas Gedung Diduga Korsleting Listrik

Jarang Muncul di TV, Begini Nasib Pemeran Entong si Abu Nawas dari Betawi, Makin Gagah & Dewasa

Reaksi Gempita, Anak Gading Marten dan Gisel Dipertemukan dengan Wijaya Saputra jadi Sorotan, Cuek?

Pengemudi juga harus mengenakan biaya jasa sesuai kesepakatan.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat (ojek online) diterbitkan sejak 11 Maret 2019.

Aturan baru itu sudah langsung diterapkan setelah resmi diundangkan.

Artikel Ini Sudah tayang di Tribunnews.com dengan Judul Peraturan Baru Ojol, Driver Dilarang Mangkal di Sembarang Tempat, http://www.tribunnews.com/metropolitan/2019/03/20/peraturan-baru-ojol-driver-dilarang-mangkal-di-sembarang-tempat

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved