Sengketa Lahan Delapan Gajah di Lahat Dievakuasi

Gajah gajah ini diungsikan agar lebih aman dan terjamin keselamatanya apalagi hingga kini sengketa saling klaim kepemilikan lahan belum kunjung selesa

Sengketa Lahan Delapan Gajah di Lahat Dievakuasi
sripoku.com/cr22
Delapan gajah dinaikkan ke atas truk kemudian akan dievakuasi ke Banyuasin. 

Laporan Wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Sengketa lahan antara balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) II Lahat, dengan warga Desa Padang Baru, Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat, berujung pada dievakuasinya delapan gajah yang selama ini berada di pusat pelatihan gajah BKSDA Wilayah II Lahat.

Gajah gajah ini diungsikan agar lebih aman dan terjamin keselamatanya apalagi hingga kini sengketa saling klaim kepemilikan lahan belum kunjung selesai.

Kepala Seksi BKSDA wilayah II Lahat, Martialis Puspito KM SHut M.Si membenarkan adanya delapan gajah yang dievakuasi dari pusat pelatihan gajah yang terletak di Kecamatan Merapi Selatan ke pusat pelatihan gajah, jalur 21 Desa Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin.

Dikatakanya, evakuasi gajah sendiri sudah dilakukan sejak Minggu (17/3). Gajah gajah tersebut diangkut menggunakan truk ke Banyuasin.

"Ya ada 10 gajah di lokasi tersebut. Delapan yang sudah dipindahkan tinggal dua gajah lagi. Rencananya semuanya akan dipindah sementara hingga permasalahan lahan yang sebelumnya terjadi tuntas, "terang Martialis, Selasa (19/3).

Satu Jenazah Terakhir Diterbangkan ke Cilacap, Total 7 Jenazah Sudah Diambil Keluarga

Pendaftaran Online Jambore Sepeda Lipat Nasional (J9PLM) 2019 Palembang Dibuka, Ini Websitenya

Lebih lanjut dikatakanya selain permasalahan lahan dengan warga Desa Padang Baru, lanjut Martialis, juga karena empat gajah sempat sakit. Kemudian terkait masalah klaim lahan oleh warga, membuat area aman gajah juga berkurang. Sehingga perlu area yang cukup luas.

"Area aman saat ini sekitar 15-20 ha bagi gajah. Padahal area angon gajah setidaknya sekitar 20-50 ha. Juga karena saat ini lokasi belum aman bagi pawang dan pegawai BKSDA, jadi gajah dipindahkan sementara terlebih dahulu,"ujarnya.

Bacalah Al Quran Sebagai Penenang dan Obat Hati, Bisa Hadirkan Malaikat di Rumah Hingga Dapat Pahala

Sementara itu, sengketa lahan terjadi di lokasi pusat pelatihan gajah. Warga dan pihak BKSDA saling klaim kepemilikan lahan. Hingga kini, sengekata tersebut belum kunjung tuntas. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved