Rumah Ibadah dan Lapangan Tembak JSC Dipenuhi Sampah, Pengunjung Sayangkan Pedagang Semrawut

Pantauan Sripoku.com, baik sampah plastik didaratan dan di danau hingga diteras-teras rumah ibadah kawasan JSC ini nampak dipenuhi sampah yang bersera

Rumah Ibadah dan Lapangan Tembak JSC Dipenuhi Sampah, Pengunjung Sayangkan Pedagang Semrawut
SRIPOKU.COM/wahyu k
Sampah berserakan di kawasan Rumah Ibadah dan Venue Shooting Range JSC Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kawasan Rumah Ibadah dan Venue Shooting Range atau lapangan tembak Jakabaring Sport City (JSC) dipenuhi sampah berserakan, sehingga sedikit menggunakan pemandangan bagi pengunjung yang beribadah atau hanya sekedar hadir menghabiskan waktu luang, Senin (18/3/2019).

Pantauan Sripoku.com, baik sampah plastik didaratan dan di danau hingga diteras-teras rumah ibadah kawasan JSC ini nampak dipenuhi sampah yang berserakan.

Selain itu, pedagang yang memenuhi sudut-sudut kawasan Lapangan Tembak dinilai salah satu penyebab banyaknya oknum tak bertanggung jawab membuang sampahnya sembarangan.

"Sangat sayang sekali pemandangan yang Indah harus dirusak dengan banyaknya sampah yang berserakan, seperti di Lapangan Tembak ini" ungkap Yanti seorang pengunjung JSC Palembang, Senin.

Selain itu, kata Yanti, dirinya berharap para pedagang bisa diatur atau disediakan tempat khusus sehingga selain memperindah lingkungan dan tertata rapi.

Sampah berserakan di kawasan Rumah Ibadah dan Venue Shooting Range JSC Palembang.
Sampah berserakan di kawasan Rumah Ibadah dan Venue Shooting Range JSC Palembang. (SRIPOKU.COM/wahyu k)

"Pedagang juga semrawut, seharusnya dikumpulkan menjadi satu seperti yang ada di venue sky air," jelas dia.

Menyikapi hal tersebut, Manajer Operasional JSC Palembang, Bambang Supriyono berkata bahwa, khusus penanggulangan sampah pihaknya sudah menyiapkan 180 petugas harian lepas penanggulangan kebersihan di JSC.

"Dari 180 petugas kebersihan dibagi tugas, ada 30 orang yang menyapu, membersihkan sampai di darat dan didanau hingga mengangkut ke TPA," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyediakan beberapa unit mobil kompektor serta motor untuk mengangkut sampah, sehingga JSC harus terlihat bersih dan nyaman.

"Sehari mereka membuang sampahnya ke TPA bisa 2-4 kali sehari," ujarnya.

"Terkait pedagang di sana (lapangan tembak) nanti kita koordinasikan dengan para pedagang dulu," ujar Bambang.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved