Gubernur Sumsel Herman Deru Dukung KPK Cegah Secara Dini Praktik Korupsi

Herman Deru, mengharapkan agar kedepan sistem perencanaan dalam penggunaan dana desa dalam Provinsi Sumsel dilakukan pembenahan.

Gubernur Sumsel Herman Deru Dukung KPK Cegah Secara Dini Praktik Korupsi
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Gubernur H Herman Deru ketika menerima audensi Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, Abdul Haris dan jajaran, dalam rangka komunikasi awal (Entry Meeting) Program Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2019, bertempat di ruang tamu Gubernur, Senin (18/3/2019). 

PALEMBANG -- Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, mengharapkan agar kedepan sistem perencanaan dalam penggunaan dana desa dalam Provinsi Sumsel dilakukan pembenahan.

Hal ini penting guna meminimalisir terjadinya penyalahgunaan keuangan negara yang dialokasikan ke desa sebagai upaya percepatan pembangunan pedesaan tersebut.

Hal ini diungkapkan Herman Deru ketika menerima audensi Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, Abdul Haris dan jajaran, dalam rangka komunikasi awal (Entry Meeting) Program Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2019, bertempat di ruang tamu Gubernur, Senin (18/3/2019).

“Jabatan kepala desa itu adalah satu jabatan kepercayaan dari masyarakat."

"Jadi mungkin sistemnya harus dibenahi baik itu sistem perencanan maupun penggunaan dananya,” tegas Herman Deru.

Blusukan ke Kabupaten Lahat, Gubernur Sumsel Herman Deru Serahkan 465 Sertifikat Tanah

Gubernur H Herman Deru ketika menerima audensi Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, Abdul Haris dan jajaran, dalam rangka komunikasi awal (Entry Meeting) Program Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2019, bertempat di ruang tamu Gubernur, Senin (18/3/2019).
Gubernur H Herman Deru ketika menerima audensi Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, Abdul Haris dan jajaran, dalam rangka komunikasi awal (Entry Meeting) Program Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2019, bertempat di ruang tamu Gubernur, Senin (18/3/2019). (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Dia juga berharap pada KPK RI untuk dapat memberikan pendampingan dan mengingatkan jajaran di dalam pengelolaan keuangan negara.

Karena itu, ia sepakat dengan KPK untuk melakukan pencegahan secara dini terjadinya tindakan yang mengarah korupsi.

Karena itu dirinya terus berupaya menanamkan pada jajaran untuk dapat bekerja dengan otentik, konkrit, kerja nyata dan produk.

“Saya kira KPK juga nggak happy tangkap menangkap terus. Karena itu yang lebih penting bagaimana mencegah."

"Saya juga sebagai pemimpin daerah, inginnya berjalan dengan normal."

Halaman
123
Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved