Tak Terima Diancam Rumahnya Akan Disita, Seorang PNS Melapor ke Polresta Palembang

setelah dilunasi masih saja saya diancam untuk segera melunasi kredit rumah selama 9 tahun. Kalau tidak rumah akan disita,"katanya.

Sripoku.com/ andi w
Tak terima, diancam rumahnya akan disita, seorang PNS melapor ke Polresta Palembang, Senin (11/3). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Tak terima diancam dan akan diusir dari rumahnya sendiri , Hastuti Ningsi (53) warga Soak Permai Perum Horizon Estate Blok F10 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami, Palembang, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan Ditemani saudaranya, mendatangi pengaduan Polresta Palembang, Senin (11/3).

Di hadapan petugas, Hastuti menuturkan, aksi pengancaman yang dialaminya, terjadi pada Kamis 20 Desember 2018, sekitar pukul 15.00.

" Saya datang ke sini hendak melaporkan seorang petugas bank," ungkapnya kepada petugas.

Ini lantaran petugas bank itu sudah mendatangi rumahnya dan mengancam korban agar segera melunasi kreditan rumah miliknya.

"Saya tidak tahu masalah apa, saya sudah melunasi tunggakan kredit rumah tersebut.
Namun, setelah dilunasi masih saja saya diancam untuk segera melunasi kredit rumah selama 9 tahun. Kalau tidak rumah akan disita," katanya.

Dengan ada laporannya, Hastuti berharap agar laporannya segera ditindaklanjuti petugas," Saya harap dia ditangkap pak. Karena terlapor ini sudah meresahkan saya," ungkapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan korban atas tindakan ancaman

"Laporan sudah kita terima dan akan segera kita ditindaklanjuti,sementara untuk pasalnya sediri pelaku
terkena pasal 335 KUHP, tentang kekerasan maupun ancaman kekerasan,"Ungkapnya. (diw)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved