Pelaksanaan UNBK di Palembang, hanya 24 SMP Negeri yang Sudah Siap, SMP Swasta Ada 73

Dijelaskannya, dari total 24 SMPN yang akan melaksanakan UNBK ini, selebihnya masih menggunakan UNKP atau tertulis.

Pelaksanaan UNBK di Palembang, hanya 24 SMP Negeri yang Sudah Siap, SMP Swasta Ada 73
sripoku.com/cr2
Kasi Kurikulum SMP, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang, Surmana, M.M. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computers Based Tes (CBT) di Palembang pada tanggal 22 April 2019 mendatang, nampaknya masih banyak menemui kendala, seperti fasilitas komputer di setiap sekolah.

Sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujian ini sudah diterapkan sejak Tahun 2014 lalu dan berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas yang selama ini sudah berjalan.

Meski begitu, UNBK dalam proses pelaksanaannya, masih banyak kendala yang dihadapi khususnya di berbagai Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Palembang Sumatera Selatan

"Total jumlah SMP di Palembang Ada 97, baik negeri maupun swasta yang akan mengikuti UNBK. Namun hanya 24 Sekolah yang siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer ini," ungkap Kasi Kurikulum SMP, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang, Surmana, M.M, Senin, (11/3/19).

Dijelaskannya, dari total 24 SMPN yang akan melaksanakan UNBK ini, selebihnya masih menggunakan UNKP atau tertulis.

Pembagiannya, SMP sebagai penyelenggara UNBK sebanyak 13 SMPN dan yang menumpang ada 11 SMPN dengan total siswa SMPN Palembang yang mengikuti UNBK sebanyak 7733 siswa.

Dikabarkan Dua Hari Menghilang, Sulaiman Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

Mobil Grand Livina Hangus Terbakar di Simpang Polda, Satu Keluarga Berhasil Keluar

Sedangkan untuk SMP Swasta, 73 SMP Swasta di Palembang siap melaksanakan UNBK, dengan pembagian yakni Penyelenggara sebanyak 53 sekolah dan menumpang sebanyak 20 sekolah dengan umlah siswanya 5724 orang.

"Sedangkan uang ujian tertulis total jumlahnya 102 sekolah dengan jumlah siswa 11.776 orang," jelasnya.

Menurut Surmana, kendala belum 100 persen sekolah yang siap melaksanakan UNBK, salah satunya yakni peran serta masyarakat masih minimal, karena sudah terpola oleh pendidikan sekolah gratis.

Terungkap! Begini Perasaan Reino Barack Yang Sesungguhnya Pada Syahrini, Netizen: Sweet Banget

Sehingga, saat pemerintah tidak memberikan fasilitas Komputer di zaman sekarang ini, pihak sekolah berupaya sebagai penunjang pendidikan di sekolah mengadakan sumbangan namun terkadang dipermasalahkan.

"Kita berharap untuk dunia pendidikan ini ada sinergi pemerintah dan masyarakat, mari bersama gotong royong demi kenyamanan anak - anak dalam melaksanakan proses pembelajaran, apalagi sekarang kita berada di zaman digitalisasi, karena mereka harus dipersiapkan dengan baik," ungkapnya.

"Guru, Kepala sekolah, Pemerintah diharapkan keluarlah dari Zona nyaman, berikanlah pelayanan yang terbaik bagi anak - anak, sehingga proses pendidikan dapat berlangsung nyaman dan anak - anak betah di sekolah," jelas dia.(cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved