Berita Palembang

Pelaku Pembunuhaan Pasal Hutang Menyerahkan Diri ke Polsek Gandus Palembang

Agung Prayoga (18) DPO kasus pembunuhan pada bulan Agustus 2018 lalu menyerahkan diri ke Polsek Gandus Palembang.

Pelaku Pembunuhaan Pasal Hutang Menyerahkan Diri ke Polsek Gandus Palembang
SRIPOKU.COM/Handout
Agung Prayoga saat diamankan polisisetelah meneyrahkan diri usai buron selama 7 bulan dalam kasus penganiayaanyang menyebabkan korbannya meninggal dunia. 

Laporan wartawan sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Agung Prayoga (18) DPO kasus pembunuhan pada bulan Agustus 2018 lalu menyerahkan diri ke Polsek Gandus Palembang.

Agung mengaku was-was selama pelariannya karena menjadi buronan paling di cari pihak kepolisian.

Dirinya sempat bertikai dengan korban yang tak lain temannya sendiri, Rendi Saputra.

"Aku kesal samo dio pak (korban) aku lah ngomong baik-baik tapi dak dianggap," ujarnya menjelaskan permasalahannya dengan korban, Kamis (7/3).

Agung mengaku kesal, karena korban sempat meminjam uangnya Rp. 400 ribu. Hingga waktu kejadian, korban tak kunjung melunasi hutangnya tersebut.

"Saat aku tagih itulah kesal, kareno dio selalu menghindar. Sudah sering aku tagih. Bahkan dio sempat marah dan ngeluarkan pisau dari pinggang nak nujah aku, cuma aku tepis," ujar warga jalan PSI Lautan Lorong Cek Latah RT.11 RW.02 Kel. 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang.

Pelaku menangkis pisau yang dikeluarkan korban. Saat itulah, keduanya bergulat hingga pisau yang dipegang korban jatuh ke tanah. Dengan sigap pelaku meraih pisau tersebut dan berbalik menyerang korban.

Puluhan Dancer Milenial Kota Palembang Meriahkan Persiapan Millennial Road Safety Festival

Akibat Jalan Rusak Pulau Rimau, Siswa Kerap Bolos Sekolah Karena Jatuh ke Lumpur

Lomba Unjuk Prestasi Siswa, Poltek Transportasi SDP Palembang

Namun, saat itu, korban justru ketakutan dan berlari menghindari pelaku.

"Kareno dio lari aku kejar terus dapat lalu, aku tusuk pake pisau dio tulah. Ku tusuk dio di bagian paha kanan belakang sebanyak 1 kali, di bagian badan perut sebanyak 1 kali dan dibagian kepala sebanyak 1 kali. Dio terus belari nyelamatkan diri," ujar penjual ayam tersebut.

Halaman
12
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved