Breaking News:

Berita Palembang

Jadwal LRT Palembang di Bandara SMB II tidak Sampai Malam, Ini Komentar Anggota Komisi V DPR RI

Jam operasional Light Rail Transit (LRT) atau kereta ringan dalam kota hanya sampai dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II dikeluhkan

Penulis: Welly Hadinata | Editor: Tresia Silviana
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA, HANDOUT
Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono yang mencoba naik LRT Palembang 

Laporan wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jam operasional Light Rail Transit (LRT) atau kereta ringan dalam kota hanya sampai dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II hanya sampai pukul 18.59 dikeluhkan.

Hal ini tidak sesuai dengan jadwal kedatangan di SMB II yang bahkan hingga pukul 22.00.

Berdasarkan pantauan, jam akhir operasional LRT dari stasiun DJKA Opi Mall - Bandara SMB II pukul 17.46 sedangkan dari SMB II ke DJKA sampai pukul 18.59.

Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono yang mencoba naik LRT Palembang
Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono yang mencoba naik LRT Palembang (SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA, HANDOUT)

Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang Siap-Siap Terima Estapet Subsidi LRT, Pengajuan Ditolak DPR RI

Integrasi LRT-TM-Damri, LRT Butuh Park and Ride

Video Integrasi LRT dan Damri Jurusan Palembang-Indralaya Sepi Penumpang

Diungkapkan Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengatakan, operasional LRT Palembang tidak berkaca dengan luar negeri. Dimana stop operasional sesuai dengan jam stop aktivitas masyarakat.

"Seperti di Jepang, Cina, Singapura, LRT diberhentikan setelah pertokoan ditutup atau setelah aktivitas ekonomi selesai hari itu," katanya saat kunjungan ke Palembang, Rabu (6/3/2019).

Sementara saat ini di Palembang, pertokoan masih buka bahkan pukul 21.00. Sedangkan LRT paling lama sampai pukul 18.59. Selain itu, LRT yang juga bertujuan untuk mengangkut penumpang dari bandara, stop operasional tidak sampai penerbangan dan kedatangan terkahir.

"Hal ini sama saja dengan manipulasi waktu dalam melayani publik. Harusnya sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Dari pertokoan bahkan dari bandara pasti ada yang malam, tapi LRT malah sudah tidak jalan jika lebih dari jam 7 malam," katanya.

Salah seorang penumpang LRT, Rudianto mengatakan, dirinya memang tidak selalu menggunakan LRT.

Selain tidak ada kendaraan penghubung, LRT juga tidak sampai malam hari. Menurutnya, keamanan LRT sangat terjamin meski digunakan di malam hari.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved