Berita Palembang

Beli Kamera Via Medsos, Seorang Driver Ojol di Palembang Jadi Korban Penipuan

Ibnu Rahib harus menunda dulu angan-angannya untuk bisa berswafoto dengan kamera Canon 1300 D, saat liburan ke Pulau Bangka.

Beli Kamera Via Medsos, Seorang Driver Ojol  di Palembang Jadi Korban Penipuan
ISTIMEWA
Ilustrasi penipuan via telepon 

Laporan wartawan sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Ibnu Rahib (20), warga Jalan Sejahtera Kecamatan Pemulutan Palembang ini, harus menunda dulu angan-angannya untuk bisa berswafoto dengan kamera Canon 1300 D, saat liburan ke Pulau Bangka.

Ini lantaran, kamera yang dibelinya melalui media sosial facebook dengan harga Rp 1, 3 juta tak kunjung datang.

Akibatnya, ia mengalami kerugian dan melaporkan kejadian penipuan yang menimpanya ke SPKT Polresta Palembang, Kamis (7/3).

"Kejadiannya Senin (4/3), lalu pak. Saat saya lihat iklan promo kamera dengan harga murah di akun facebook M Gerry Novaldi. Lalu berlanjut komunikasi melalui whatsapp," ungkapnya.

Dari komunikasi tersebut, terjadilah kesepakatan bahwa korban memesan sebuah kamera merk Canon 1300 D, seharga Rp 1,3 juta.

PPDB MTS Negeri 1 Palembang Tahun Ajaran 2019/2020 sudah Over Kuota

Pelaku Pembunuhaan Pasal Hutang Menyerahkan Diri ke Polsek Gandus Palembang

Puluhan Dancer Milenial Kota Palembang Meriahkan Persiapan Millennial Road Safety Festival

" besoknya, hari Selasa, terlapor menelepon saya, dan mengirim foto camera tersebut. Katanya barang sudah di paketkan. Dan dia meminta uang Rp 500 ribu untuk DP pembelian. Besoknya lagi dia kembali telepon,  kalau barang sudah kirim dan kembali meminta uang lagi Rp 850 ribu," ungkapnya kepada petugas.

Namun, setelah beberapa hari ditunggu, kamera yang dibelinya itu tak kunjung datang. Hingga dirinya berinisiatif membuat laporan penipuan ke Polresta Palembang.

"Bahkan, saat saya hubungi nomor HP nya sudah tidak aktif, dan WA saya juga diblokirnya. Saya suruh teman untuk pesan kamera sama terlapor, dan pura-pura ingin datang langsung ko tokonya. Terlapor memberikan
alamat, tapi begitu dihubungi nomornya juga tidak aktif lagi," bebernya.

Sementara, KA SPK Polresta Palembang, AKP Heri, membanarkan adanya seorang driver Ojol yang membuat laporan dugaan penipuan melalui media sosial.

"Korban mau beli kamera di facebook, tetapi saya malah ditipu. Bahkan, korban sudah mentransfer sejumlah uang tapi barang pesanannya sampai sekarang tidak datang. Laporannya sudah kita terima dan akan
ditindaklanjuti," ungkapnya. (diw).

===

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved