Breaking News:

Preman Legendaris Hercules Rosario Sampaikan Pledoi, Sebelumnya Dituntut Jaksa Tiga Tahun Penjara

Hercules Rasio akan menyampaikan pledoi atas tuntutan 3 tahun penjara yang disampaikan jaksa penuntut umum. Hercules dan teman-temannya didakwa

Editor: Welly Hadinata
Warta Kota/Joko Supriyanto
Hercules dituntut tiga tahun penjara dalam sidang di PN Jakarta Barat. 

Hercules Rasio akan menyampaikan pledoi atas tuntutan 3 tahun penjara yang disampaikan jaksa penuntut umum. Hercules dan teman-temannya didakwa merusak dan mengancam pengusaha.

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Kasus Hercules Rosario Marshal kembali disiang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat atau PN Jakarta Barat.

Jaksa Penuntut Umum atau JPU telah menjatuhkan tuntutan kepada Hercules Rosario Marshal tiga tahun penjara.

Tuntutan JPU kepada Hercules Rosario terkait kasus penguasaan lahan atau kekerasan terhadap  orang atau pengusaha beberapa waktu lalu.

Hercules saat digiring menuju bus untuk diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Kamis (27/12/2018)
Hercules saat digiring menuju bus untuk diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Kamis (27/12/2018) (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Sudah Beredar di Indonesia, Ini Spesifikasi Vivo V15 Berteknologi Ultimate All Screen, Ini Harganya

Banyuasin Dinobatkan Terbaik Keempat Pengelolaan Kearsipan se-Indonesia

Tak Terekspose! Beginilah Kehidupan Anak Tunggal Kasino Warkop DKI Sekarang yang Jauh dari Sorotan

Sidang hari ini, Rabu (6/3/2019) agendanya adalah pledoi dalam sidang lanjutan Hercules.

Pledoi Hercules Rasario terhadap tuntutan JPU itu akan disampaikan pengacaranya.

Pihak penasehat umum Hercules Rasio akan menyampaikan beberapa poin pledoi salah satunya mengenai pasal 170 KUHP tentang kekerasan.

Bunyi Pasal 170 KUHP : (1) Barangsiapa terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan. 

Penasehat hukum Hercules mengatakan, kliennya tidak terbukti melakukan kekerasan ketika memasuki lahan di Jalan Daan Mogot KM 18, Kalideres, Jakarta Barat, yang dimiliki oleh PT Nila Alam.

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri (PN) Jakarta Barat Edy Subhan mengatakan agenda sidang adalah pledoi terhadap tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved