Berita OKI

Bupati OKI Iskandar SE Dorong Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

Bupati OKI H Iskandar SE menerima Kepala Desa (Kades) peserta diklat Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa di Pendopo Kabupatenan.

Bupati OKI Iskandar SE Dorong Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Bupati OKI H Iskandar SE menerima Kepala Desa (Kades) peserta diklat Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa. 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Bupati OKI H Iskandar SE menerima Kepala Desa (Kades) peserta diklat Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa di Pendopo Kabupatenan, rumah dinas bupati, Rabu (8/3/2019).

Kedatangan kades terpilih dari ratusan kades di Sumatera Selatan (Sumsel) pada diklat yang diselenggarakan Badan Peningkatan Pengembangan SDM Provinsi Sumsel yang baru saja menyelesaikan pelatihan Peningkatan Bumdes bagi ekonomi Desa di Cibodas, Kecamatan Lembang Bandung Barat , disambut antusias Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Pada penyambutan tersebut, Iskandar mengatakan, peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi sangat penting untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat.

“Kita ingin, desa betul-betul mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat. Karena sebenarnya desa adalah miniatur dari sistem pemerintahan,” kata Iskandar.

Dua Pemuda Ini Ditangkap Polisi Setelah Motor Mereka Terjatuh, Sempat Buang Sabu-Sabu

Bagian Protokol Pemkot Jogjakarta Kunjungi Pemkab OKI Bahas Kendala-kendala Keprotokolan

Tinjau TPA Selangu, Wabup Temui Sejumlah Alat Hilang

Untuk itu, tutur Iskandar, dirinya tidak pernah menyebut kades tapi dirinya selalu menyebut sebutan sebagai Kepala Pemerintahan Desa, karena peran penting bapak atau ibu sangat penting di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, Iskandar juga menyebut peningkatan kapasitas desa kian penting dilakukan mengingat letak geografis Ogan Komering Ilir yang luas dengan kondisi wilayah 75 terdiri rawa-rawa dan 25 persen luas daratan.

“Oleh karena itulah pentingnya untuk peningkatan kapasitas di dalam baik itu, untuk pelaksanaan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan maupun tata kelola keuangan desa,” tutur Iskandar.

Kepala Desa peserta Diklat Khoiril Anwar mengungkapkan, pengetahuan yang mereka dapat pada saat diklat akan segera diimplemenasikan di desa dalam rangka pelayanan masyarakat.

“Ilmu yang kita dapat akan diaplikasikan ke desa serta dibagi ke desa lain, agar dapat bermanfaat dan meningkatkan peran aparatur desa dalam melayani masyarakat sesuai dengan keinginan warga demi pembangunan daerah sendiri," tandasnya.

===

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved