Berita OKI

Bagian Protokol Pemkot Jogjakarta Kunjungi Pemkab OKI Bahas Kendala-kendala Keprotokolan

Bagian Protokol Pemerintah Kota Jogjakarta melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (6/3/2019).

Bagian Protokol Pemkot Jogjakarta Kunjungi Pemkab OKI Bahas Kendala-kendala  Keprotokolan
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Bagian Protokol Pemerintah Kota (Pemkot) Jogjakarta melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Bagian Protokol Pemerintah Kota (Pemkot) Jogjakarta melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (6/3/2019).

Dalam rangka mensinkronkan dan menginventarisir kendala-kendala yang dihadapi dalam menjalankan tugas keprotokolan.

”Kedatangan kami kesini untuk mengetahui, saling berbagi dan menginventarisir apa saja kendala yang dihadapi protokol kabupaten dalam bertugas di lapangan, sehingga nantinya bersama-sama mencari jalan keluarnya,” ucap pimpinan rombongan staf Ahli Walikota Jogjakarta Drs Tri Widayanto.

Kunker ini disambut Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, H Husin SPd MM, Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Kabag Protokol dan Komunikasi Publik Setda OKI, Hendra Anggara SSTP.

Kunjungan ini menurut Husin sangat membantu mengenai hal apa saja yang perlu dilakukan dalam melayani pimpinan.

”Kunjungan ini menjadi ruang diskusi bagi protokol Kota Djogjakarta dan OKI untuk menjadi masukan dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pimpinan,” ujar Sekda.

Buat Skenario Pencurian Motor, Dua Sabahat Warga SU II Palembang Ini Ditangkap Polisi

Bank Sumsel Babel Wajibkan Nasabahnya Menggantikan Kartu ATM Lama

Pengabdian Reni Sang Guru Honor Selama 14 Tahun Berbuah Manis

Kabag Protokol dan Komunikasi Publik Setda OKI, Hendra Anggara SSTP mengatakan, secara tupoksi tugas protokol sudah diatur jelas dalam Undang-Undang Keprotokolan.

“Tugas protokoler merupakan garis depan dalam pelayanan terhadap pimpinan, menjaga martabat pimpinan dan wibawa daerah. Semua sudah diatur dalam undang-undang keprotokolan tinggal yang kita lakukan daerah adalah pengembangan tupoksi tersebut untuk memudahkan pelayanan kepada pimpinan dan masyarakat," tutur Hendra.

Disamping itu, tambah Hendra, pelaksanaan kegiatan menyangkut protokoler perlu dibangun dengan mekanisme yang jelas dan akuntabel sehingga dapat disinergikan antara aturan dan administrasi.

“Dalam hal ini diramu dalam bentuk SOP yang jelas dan terintegrasi dalam bentuk pengembangan digital, sehingga nantinya akan lebih memudahkan pelayanan yang menyangkut protokoler,” ujarnya.

Dari hasil kajian dan studi banding bersama bagian protokol Jogjakarta dan Pemkab OKI, jelas Hendra, Bagian Protokol Kota Djokjakarta mengadopsi beberapa program pemerintah kabupaten OKI khususnya di bidang protokol, dintaranya penyusunan SOP pelayanan Protokol dan Perjalanan dinas yang sudah berbasis teknologi informasi melalui beberapa aplikasi tutupnya.

====

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved