Berita Palembang

Pengendara Kendaraan Pribadi Keluhkan Angkot Ngetem di Jalur Pribadi Bawah Jembatan Ampera Palembang

Pengendara Kendaraan Pribadi Keluhkan Angkot Ngetem di Jalur Pribadi Bawah Jembatan Ampera Palembang

SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Angkot yang membandel menerobos jalur pribadi di kawasan bawah Jembatan Ampera Palembang sehingga nampak semrawut menyebabkan penumpukan kendaraan, Selasa (5/3/2019). 

Pengendara Kendaraan Pribadi Keluhkan Angkot Ngetem di Jalur Pribadi Bawah Jembatan Ampera Palembang

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Arus lalu lintas di bawah Jembatan Ampera Palembang Seberang Ilir, semakin hari semakin semrawut.

Hal ini disebabkan masih banyaknya kendaraan pribadi membaur menjadi satu dengan kendaraan angkutan umum atau angkutan kota (angkot).

Pantauan Sripoku.com, Selasa (5/3/2019), meski pihak terkait sudah memasang portal pembatas di tengah jalan dan portal pemberitahuan lajur angkutan umum dan kendaraan pribadi, namun sopir angkot masih tetap saja membandel.

Inilah salah satu penyebab arus lalu lintas di bawah jembatan yang menjadi Ikon Kota Palembang ini, macet.

Pengemis yang Biasa Mangkal di Bawah Jembatan Ampera Ditemukan Tak Bernyawa

South Sumatera Millenial Road Safety Festival - Jembatan Ampera Ditutup 6 Jam

Dulu Tinggal di Gubuk, Begini Penampakan Istana Aty Kodong, Toilet Bak Kursi Pengantin Jadi Sorotan!

Download Lagu Dangdut Terbaru 2019 Hit, Gudang Lagu MP3 Terlengkap, Nella Kharisma dan Via Vallen

Riko, seorang pengguna jalan yang melintas di kawasan bawah Jembatan Ampera Palembang mengeluhkan kondisi tersebut.

Menurut Riko, meski sudah jelas adanya plang jika jalur ini khusus kendaraan pribadi, namun tetap ada angkot yang selalu menyerobot masuk ke jalur ini.

“Parahnya itu angkot seenaknya berhenti menaikkan dan menurunkan penumpang hingga menyebabkan antrean dan kemacetan panjang bagi kendaran pribadi yang berada di belakang mereka (angkot),” ujar Riko kepada Sripoku.com.

Warga Plaju ini juga menyayangkan meski di daerah itu ada petugas Dishub namun tidak menertibkan angkot yang membandel tersebut.

“Semoga ini cepat ditindak sehingga lalulintas di sini tidak lagi kacau balau,” ujar Riko berharap.

Senada warga Palembang lainnya, Etty Meila juga mengeluhkan kondisi arus lalu lintas di bawah Jembatan Ampera tersebut.

Etty merasa tidak nyaman lantaran banyak angkot yang seenaknya berhenti di tengah jalan dengan waktu yang cukup lama.

Wanita Ini Mengaku Disiksa Suaminya di Bawah Jembatan Ampera Palembang dan Jadi Tontonan Warga

Dermaga Bawah Jembatan Ampera Dimodernisasi, Sebagai Pilot Project Angkutan Sungai Tingkat Nasional

Pulang dari Jambi, Buruh Bangunan Ini Jadi Korban Penodongan di Bawah Jembatan Ampera

Pemuda 21 Tahun Ditemukan Meregang Nyawa di Bawah Jembatan Ampera, Ini Kata Keluarga Korban

Pria yang Merusak Lampu Hias Jembatan Ampera Dikembalikan ke Keluarganya, Begini Cerita Sebenarnya

"Jadi kendaraan lain yang melintas terhalang oleh angkot-angkot ini. Kami yang berjalan kaki juga takut kalau ingin nyeberang jalan. Takut tertabrak. Seharusnya ditata, jadi para sopir angkot tidak seenak mereka berhenti sana-sini,” ungkapnya.

Sementara Kabid Dal Ops Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Martha Edison membenarkan bahwa angkot tidak diperbolehkan untuk melintasi jalur pribadi khususnya di kawasan bawah Jembatan Ampera Palembang.

Menurut dia pihaknya telah menyiapkan dua jalur dan memasang portal pembatas jalan sehingga angkot tidak diperbolehkan melintasi jalur kendaraan pribadi.

Hanya saja, sopir angkot yang masih membandel tetap saja melintas di jalur yang bukan untuk jalur mereka.

“Kalau masih ada kedapatan melanggar tentu akan kita tindak dan lakukan pendataan sehingga apabila mereka (sopir angkot-red) yang sering kita data dan bina masih saja melanggar akan kita cabut izin operasi mereka,” ujar Marta Edison.

“Sedangkan kalau untuk tindakan penilangan masih kita serahkan semuanya kepada pihak lantas terkait tindakan penilangan di jalanan,” jelas dia lagi.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved