Berita Palembang

Kasus Korupsi Proyek Infrastruktur Bandara Atung Bungsu, Kini Uang Negara Rp3 Miliar Dikembalikan

"Artinya belum keseluruhan uang dikembalikan, namun kami mengapresiasi tindakan terdakwa yang beritikad baik mengembalikan uang milik negara."

Kasus Korupsi Proyek Infrastruktur Bandara Atung Bungsu, Kini Uang Negara Rp3 Miliar Dikembalikan
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Pengembalian uang Negara Rp 3 Miliar yang dimarkup dalam pembangunan infrastruktur jalan akses menuju bandara Atung Bungsu, Pagaralam, Selasa (5/3) di Kejati Sumsel. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Efrizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Uang Rp3 miliar dikembalikan oleh Direktur PT Bania Rahmat Sentosa, Teguh Somad terdakwa kasus korupsi jalan akses Bandara Atung Bungsu 2 jalur Hotmix tahap III Kota Pagaralam tahun 2013.

Korupsi proyek infrastruktur tersebut melibatkan Teguh sebagai kontraktor dengan nilai total proyek Rp5.3 Miliar. Pengembalian uang negara tersebut dilakukan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Selasa (5/3/2019).

"Artinya belum keseluruhan uang dikembalikan, namun kami mengapresiasi tindakan terdakwa yang beritikad baik mengembalikan uang milik negara."

"Namun kami tetap berharap sisa keseluruhan uang bisa dikembalikan secepat mungkin ke negara," ujar Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel, Raimel Jesaja, SH, MH.

Lanjut Raimel, proyek pembangunan akses Bandara Atung Bungsu 2 jalur Hotmix tahap III Kota Pagaralam, memiliki nilai pagu anggarannya sebesar Rp24 Miliar. Teguh banyak memotong volume dan spesifikasi proyek.

"Pengurangan antara lain panjang, lebar, ketebalan dan lain-lainnya sebagaimana dalam tuntutan penuntut umum dimana terdakwa telah merugikan negara."

"Tentu pengembalian uang ini akan berpengaruh pada tuntutan penuntut umum. Karena nantinya pada saat persidangan ada pertimbangan hal-hal yang meringankan dan memberatkan. Dan pengembalian uang ini sudah termasuk hal tersebut," ujarnya.

Raimel juga mengatakan, jika terdakwa dikenakan pasal 2 undang-undang tindak pidana korupsi dan saat ini terdakwa masih menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri kelas 1A Palembang.

"Terdakwa saat ini masih dalam tahap persidangan di PN kelas 1A Palembang dan ditahan di Lapas Pakjo. Dan terdakwa sudah sampai dalam tahap 3 pemeriksaan," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, terdakwa Teguh dibekuk petugas gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ditreskrimsus Polda Sumsel.

Saat itu, terdakwa dibekuk di Bandara Internasional SMB II Palembang selepas pulang melakukan ibadah haji. Terdakwa Teguh, diduga ikut berperan dalam mark up yang dilakukan bersama PPK yang berakibat mengalami kerugian negara sebesar Rp5,3 Miliar. (mg2)

Tergiur Harga Murah, Doni Tertipu Pesan Bibit Ayam dari Situs Belanja Online

Ani Yudhoyono Terisolasi, Aliya Rajasa Beberkan Kondisi Sang Mertua, tak Boleh Bertemu Siapapun!

Pintar Ngomong Bahasa Inggris Tanpa Kursus? Berikut Deretan Video Cara Belajarnya Melalui Youtube

 

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved