Berita OKU Timur

45 Warga Binaan Rutan Cabang Martapura Ikuti Program Paket Selama Dua Hari

45 Warga Binaan Rutan Cabang Martapura Ikuti Program Paket. Proses belajar mengajar tersebut dilaksanakan selama dua

45 Warga Binaan Rutan Cabang Martapura Ikuti Program Paket Selama Dua Hari
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Sebanyak 45 WBP Rutan Cabang Martapura Ikuti Program Paket yang diselenggarakan dua kali dalam seminggu. Gambar diambil Selasa (5/3/2019). 

45 Warga Binaan Rutan Cabang Martapura Ikuti Program Paket Selama Dua Hari

 Laporan wartawan Sripoku.com, Eva Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Untuk menunjang program pemerintah dalam bidang pendidikan, Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Martapura melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menggelar proses belajar mengajar melalui program paket.

Proses belajar mengajar tersebut dilaksanakan selama dua hari setiap Minggu yakni pada hari Senin dan Rabu.

Kepala Rutan Cabang Martapura Royhan Al Faisa AMd, IP, SH, MH melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Oktomi, Selasa (05/03/2019) mengatakan, tahun 2019 warga binaan yang mengikuti paket pendidikan sebanyak 45 orang.

"Untuk tenaga pengajar sendiri berasal dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) OKU Timur. Ini merupakan sinergitas antara Rutan Cabang Martapura dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Materi pelajaran sama dengan di sekolah umum," katanya.

BREAKING NEWS : Warga OKU Timur Tewas Ditembak Perampok, Peluru Tembus Dada Korban

Bupati OKU Timur Terima Penghargaan Direktorat Jenderal Pajak Atas Pelaporan SPT Tahun 2018

Dulu Ditinggal Raffi Ahmad, Artis Cantik Ini Akan Segera Menikah, Pacarnya Chef yang Baru Mualaf!

Untuk proses belajar mengajar sendiri dilaksanakan dua kali dalam satu minggu yakni pada Senin dan Rabu. Para warga binaan yang mengalami putus sekolah karena sedang menjalani hukuman bisa melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan adanya program tersebut.

"Setelah selesai mengikuti paket nanti mereka akan menerima ijazah seperti sekolah pada umumnya. Harapan kita setelah bebas nanti mendapatkan ijazah dan bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi," ungkapnya.

Sementara Pengurus SKB OKU Timur Ratna Sari, menjelaskan materi pelajaran dan soal ujian sama dengan sekolah umum. Paket A setara dengan tingkat SD, paket B sama dengan SMP, paket C setara SMA. Jika sudah lulus paket A bisa melanjutkan kepaket B yang lulus paket C bisa melanjutkan kuliah.

"Sekarang untuk ijazah sudah disetarakan dengan ijazah sekolah umum, bisa untuk kerja dan melanjutkan kuliah yang sudah lulus paket C. Tujuan kita melalui program ini untuk meningkatkan pendidikan meskipun pernah putus sekolah," terangnya.

====

Penulis: Evan Hendra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved