Berita Muba

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba Bangun Posko Tanggap Darurat Banjir

Naiknya debit air di Sungai Musi yang membelah sebagian wilayah Kabupaten Musi Bayuasin (Muba) meyebabkan beberapa kecamatan di Muba terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba Bangun Posko Tanggap Darurat Banjir
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Pihak BPBD Muba pada saat menyalurkan bantuan terhadap warga yang terdampak banjir. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU-- Naiknya debit air di Sungai Musi yang membelah sebagian wilayah Kabupaten Musi Bayuasin (Muba) meyebabkan beberapa kecamatan di Muba terendam banjir.

Dalam mengantisipasi lonjakan air Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba membangun posko siaga banjir di Kecamatan terdampak banjir.

Pihak BPBD Muba pada saat menyalurkan bantuan terhadap warha yang terdampak banjir.
Pihak BPBD Muba pada saat menyalurkan bantuan terhadap warha yang terdampak banjir. (SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI)

"Ya, kita telah membangun 2 posko siaga banjir di Kecamatan yang terdampak banjir cukup parah. Adapun posko yang ada di daerah rawan banjir yakni Kecamatan Sanga Desa dengan 3 personel dan Kecamatan Lais dengan 3 personel, selain itu ada posko kesehatan di desa yang terdampak banjir,"kata Kepala BPBD Muba, Indita, ketika dibincangi Senin (4/3/19).

Lanjutnya, beberapa desa yang terdampak banjir parah yakni trans SP 1, SP 2, SP 3 dan Desa Jud untuk Kecamatan Sanga Desa. Lalu untuk Kecamatan Lais berada di Desa Petaling, Desa Teluk Kijing 1, Desa Danau Cala.

"Saat ini kondisi air masuk siaga 2 dengan ketinggian 143 cm dari pantauan TMA, dengan ketinggian tersebut kita menetapkan status siaga II. Setelah sehari sebelumnya kondisi air dengan ketingian 141 cm,"ungkapnya 

Melihat kondisi cuaca yang saat ini sering hujan, tidak menutup kemungkinan kondisi air terus mengalami kenaikan.

Pihaknya mempunyai kriteria tertentu untuk menetapkan status siaga, dimana Siaga I jika TMA sudah mencapai 151cm - 200cm, Siaga II dengan ketinggian 101cm - 150cm, Siaga III 51cm - 100cm dan Siaga IV ketinggian TMA 0cm - 50cm. 

“Pemantauan cuaca juga terus dilakukan melalui BMKG, selain itu tim kita kerahkan memantau daerah yang rawan bencana baik turun langsung ke lapangan maupun melalui media sosial,”jelasnya. (cr13)

===

Masyaallah Begini Keutamaan Berwudhu Sebelum Tidur, Ternyata Bersama Malaikat Sampai Terbangun

SEGERA BERLANGSUNG: Link Live Streaming Arema vs Barito: Adu Taktik Pelatih Asing Kawakan

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved