Gampang dan Bisa Lakukan Sendiri, Begini Cara Perhitungan Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Gampang dan Bisa Lakukan Sendiri, Begini Cara Perhitungan Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Gampang dan Bisa Lakukan Sendiri, Begini Cara Perhitungan Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Gampang dan Bisa Lakukan Sendiri, Begini Cara Perhitungan Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor 

Gampang dan Bisa Lakukan Sendiri, Begini Cara Perhitungan Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

SRIPOKU.COM - Setiap satu tahun sekali, bagi pemilik kendaraan bermotor, haruslah wajib membayar pajak.

Pemilik kendaraan bermotor, memiliki kewajiban membayar pajak motor atau memperpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan alias STNK.

Hal ini memang wajar dan mesti dilakukan oleh para pemilik kendaraan agar kendaraan yang dimiliki tercatat resmi dan lolos dari pemeriksaan dan tidak ditilang. 

Karena itu, sejatinya pemilik kendaraan membayar pajak sesuai dari tanggal yang telah ditetapkan, biasa tanggal tersebut sudah dicatat di STNK masing-masing kendaraan.

Namun ternyata banyak juga yang tak bisa membayar pajak motor pada waktu yang ditentukan di STNK.

Mungkin memang tak ada waktu ataupun bisa jadi belum ada biaya untuk membayarnya.

Sebuah mobil Mini Cooper S berpelatnomor B 118 VNA ditegur petugas razia gabungan pengesahan surat tanda nomor kendaraan (STNK) di Jalan Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (27/11/2018). (Kompas.com/RIMA WAHYUNINGRUM)
Sebuah mobil Mini Cooper S berpelatnomor B 118 VNA ditegur petugas razia gabungan pengesahan surat tanda nomor kendaraan (STNK) di Jalan Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (27/11/2018). (Kompas.com/RIMA WAHYUNINGRUM) 

Tentunya bagi yang sudah melewati masa pembayaran pajak, akan terkena denda.

Nah masalahnya banyak orang juga yang belum tahu bagaimana menghitung denda telat bayar pajak motor.

Denda telat bayar pajak motor tentunya mengharuskan para pengguna sepeda motor harus menambah biaya lagi dari biaya yang seharusnya di bayarkan sesuai dengan pajak motor.

Biayanya pun tentu akan semakin memberatkan pengguna sepeda motor yang mengalaminya.

Halaman
1234
Penulis: Shafira Rianiesti Noor
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved