Berita Muaraenim

Polisi dan Masyarakat Tambal Jalan Lintas Sumatera di Kawasan Muaraenim yang Berlubang

Air yang menggenangi lobang menjebak para pengguna jalan sehingga terjadinya lakalantas yang menyebabkan kerugian materil hingga jiwa.

Polisi dan Masyarakat Tambal Jalan Lintas Sumatera di Kawasan Muaraenim yang Berlubang
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Polsek Tanjung Agung bersama masyarakat, berinisiatif melakukan penambalan jalan yang berlobang dan rusak, di sepanjang Jalinsum wilayah hukum Polsek Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, Selasa (26/2) 

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU,COM, MUARAENIM ---Untuk mengantisipasi terjadinya lakalantas dan memberikan rasa aman serta nyaman kepada pengguna jalan, Polsek Tanjung Agung bersama masyarakat, berinisiatif melakukan penambalan jalan yang berlobang dan rusak, di sepanjang Jalinsum wilayah hukum Polsek Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, Selasa (26/2/2019).

Menurut Kapolres Muaraenim melalui Kapolsek Tanjung Agung AKP Arif Mansur didampingi PS Kasi Humas Bripka Yadi, bahwa kegiatan Polisi Ada di Tengah Masyarakat (PATENMAS) di Polsek Tanjung Agung.

Yakni bersama-sama dengan masyarakat secara gotong-royong melakukan penimbunan jalan-jalan yang berlobang dengan menggunakan semen cor di sepanjang jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Tanjung Agung.

Penimbunan jalan berlubang itu  karena rawan laka lantas dan mengganggu para pengguna jalan terutama pada malam hari.

Pemkab Muba Jajaki Kerjasama dengan PT Generasi Bangsa untuk Penyediaan Lampu Penerangan

Bawaslu Sumsel Periksa Sejumlah Kepala Daerah Terkait Netralitasnya Jelang Pemilu 2019

Rudapaksa Anak Tirinya, Bapak di Empatalwang Ini Diamankan Polisi

Sasarannya jalan berlubang baik lubang besar ataupun lubang kecil mulai dari Desa penyandingan sampai ke Desa Tanjung Agung sebanyak 30 lubang.

Sedangkan tujuannya, lanjut Arif adalah untuk mengurangi dan mengantisipasi terjadinya Laka lantas baik laka tunggal maupun segala laka lantas yang mulai sering terjadi di wilayah Polsek Tanjung Agung, karena jalannya banyak berlobang dan rusak yang sangat berbahaya bagi pengguna jalan terutama yang berjalan pada malam hari dan hujan.

Sebab air yang menggenangi lobang menjebak para pengguna jalan sehingga terjadinya lakalantas yang menyebabkan kerugian materil hingga jiwa.

Kemudian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat.

"Kami berharap apa yang kami kerjakan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat terutama pengguna jalan," ujarnya.(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved