Kemarau Bakal Lebih Panjang, Potensi Karhutla Ada 16 Provinsi

Diperkirakan musim kemarau 2019 akan berlangsung lebih panjang dan lebih panas ketimbang tahun 2019. Namun demikian belum dipastikan kapan awal musim

Kemarau Bakal Lebih Panjang, Potensi Karhutla Ada 16 Provinsi
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Ilustrasi - Sejumlah perahu ditambatkan di pinggir Sungai Musi menunggu calon penumpang yang akan menyeberang dengan latar belakang Jembatan Ampera diselimut embun berkabut asap, di kawasan 10 Palembang, Selasa (25/8/2015) pagi. Seperti biasa masa musim kemarau Kota Palembang selalu diselimuti asap dari kebakaran lahan di luar kota Palembang. Hari ini hingga pukul 08.30 kabut masih tebal dan suhu dingin. 

"Untuk prakiraan musim kemarau 2019 saat ini sedang dibahas atau dirapatkan pada Minggu ini dan baru bisa kami rilis Maret 2019 nanti, demikian disampaikan," jelasnya.

Nandang menambahkan, normalnya dalam 10 tahun terakhir musim kemarau Sumsel pada bulan Juni hingga September.

Sedangkan Kepala BPBD Sumsel Iriansyah menambahkan, untuk Sumsel siap menanggulangi Karhutla. Sesuai intsruksi Gubernur bahwa harus dilakukan pencegahan dini, jangan sampai sudah besar baru ditindak.

"Kita akan rapat dengan BMKG berkoordinasi terkait musim kemarau. Ketika musim kemarau sudah ditentukan maka akan dilakukan siaga dini," ujarnya.

Untuk potensi Karhutla di Sumsel berada di OKI daerah Pampangan, Cengal dan Selapan. Lalu di OI seperti di Pemulutan dan Indralaya. Kemudian di Muba seperti di Banyulincir, Sungai Lilin dan Medak. Daerah-daerah lainnya seperti Banyuasin, Pali, Muara Enim, OKU, Mura dan Muratara. (nda/TS)

===

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved