24 Pemain Naturalisasi di Indonesia, Hanya 3 Pemain Inilah yang Sukses dan Berkontribusi di Timnas

24 Pemain Naturalisasi di Indonesia Hanya 3 Pemain Inilah yang Sukses dan Berkontribusi di Timnas

24 Pemain Naturalisasi di Indonesia, Hanya 3 Pemain Inilah yang Sukses dan Berkontribusi di Timnas
Istimewa
3 dari Daftar 24 pemain naturalisasi di Indonesia 

SRIPOKU.COM-Nama Godstime Ouseloka Egwuatu merupakan pemain terakhir yang berhasil menjalani proses naturalisasi bersama Mahammadou Al Hadji, Osas Saha dan Cristian Alejandro. 24 Pemain Naturalisasi di Indonesia Hanya 3 Pemain Inilah yang Sukses dan Berkontribusi di Timnas

Baru-baru ini Fabiano da Rosa Beltrame dan Yu Hyun Koo juga tengah menjalaninya. Namun, Fabiano terbilang sukses karena Senin pekan depan diperkirakan rampung. Jika kemudian jadi dinaturaliasi, Fabiano bisa masuk Timnas dan bisa pula masuk dalam jajaran 24 pemain naturalisasi di Indonesia. Tinggal lagi dia bisa sukses atau tidak tergantung pada kiprah dan keseriuasannya.

Memang, berbicara soal proses naturalisasi, diam-diam Indonesia sudah menaturalisasi 24 pemain. Namun dari 24 pemain itu, ada 21 pemain yang masih aktif. Sementara itu, yang dianggap benar-benar sukses adalah Greg Nwokolo, Alberto Goncalves, Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim, Kim Jeffrey, Cristian Gonzales, Esteban Vizcarra, dan Victor Igbonefo yang kini masih eksis memperkuat klub-klub papan atas Liga I Indonesia.

Namun dari 24 pemain naturalisasi di Indonesia, hanya 3 orang saja yang memiliki kontribusi besar bagi Timnas Indonesia dan dianggap mampu beradaptasi dengan baik. Ketiganya Stefano Lilipaly, Beto dan Gonzales.

Dianggap sukses karena mampu menyumbang gol, memiliki waktu atau durasi cukup banyak di Timnas. Berikut ini statistiknya.

Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly2
Stefano Lilipaly2 (Bolasport.com)

SOSOK Stefano Lilipaly memang menarik untuk dibahas. Dia pemain asal Belanda yang menjalani naturalisasi karena memiliki darah Indonesia. Lilipaly kini menjadi pemain andalan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Posisinya tidak tergantikan, meski Timnas Gonta Ganti Pelatih.

Pemain milik Bali United tersebut selalu menjadi pilihan utama di Timnas Indonesia dalam dua edisi terakhir Piala AFF.

Kontribusi Lilipaly pun terbilang cukup membantu produktivitas Timnas Indonesia. Salah satu yang paling diingat adalah ketika dirinya mampu mencetak gol ke gawang Vietnam di semifinal Piala AFF 2016. Gol itu akhirnya membantu Skuat Garuda lolos ke partai puncak pada ajang itu.

Bahkan jasa mantan pemain Persija Jakarta tersebut sempat dibutuhkan saat Timnas Indonesia U-23 bertarung di Asian Games 2018 lalu. Sebagai pemain senior, Lilipaly memberikan dampak besar meski tak mampu membawa Timnas Indonesia mencapai target.

Halaman
12
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved