Lima Mahasiswa Unsri Jadi Duta Tanah Air Ikuti Ajang MTE di PWTC Kuala Lumpur Malaysia

Sebanyak lima mahasiswa Universitas Sriwijaya yang tergabung dalam Tim ENIMO (Education Is Number One) bakal menjadi duta tanah air di Malaysia

Lima Mahasiswa Unsri Jadi Duta Tanah Air Ikuti Ajang MTE di PWTC Kuala Lumpur Malaysia
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Muhammad Adiyansyah selaku advisor bersama Risda Intan S dan Muhammad Sultan menunjukkan buku dan aplikasi Android ENIMO yang akan mengikuti Malaysia Technology Expo di Kantor Ikatan Alumni Universitas Sriwijaya (IKA Unsri), Selasa (19/2/2019). 

Kegiatan pembelajaran masih dilakukan secara instan, sehingga daya inovasi yang dimiliki oleh siswa tergolong rendah.

Selain itu, jumlah bahan ajar pendamping yang dapat meningkatkan keterampilan proses dan minat kewirausahaan pada siswa khususnya modul yang dikembangkan oleh guru di sekolah masih sangat langka.

Penyebab lain yang menjadi penghambat pembelajaran kewirausahaan adalah dikarenakan kurangnya investasi dalam penelitian, pengembangan dan infrastruktur TIK.

Hal ini yang menjadi penyebab kemampuan siswa untuk berinovasi rendah, terutama inovasi digital. Berdasarkan data dari Indeks Inovasi Global, Indonesia berada di peringkat ke-87 dari 127 negara secara keseluruhan dalam hal kemampuan berinovasi, khususnya inovasi digital.

Begini Penampakan Mobil Tangga yang Dikerahkan Bawaslu OKU Timur untuk Tertibkan APK Caleg Raksasa

KPU Sumsel Tetapkan DPT Tambahan dan TPS Pemilu 2019, Berikut Jumlahnya

KPU Empatlawang Klaim DPT Baru Didominasi Penghuni Rutan Cabang Empatlawang

"Oleh karena itu, sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam hal berinovasi, ENIMO, start up gagasan mahasiswa Universitas Sriwijaya, mengembangkan buku dan aplikasi pembelajaran kewirausahaan berbasis STEAM," kata Risda.

Risda menyebut, STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Math) adalah sebuah metoda pembelajaran terapan yang menggunakan pendekatan multidisplin ilmu dan berbasis masalah yang bertujuan untuk melahirkan sumber daya manusia.

Sehingga dapat berkompeten dalam bidang-bidang STEAM, sehingga peserta didik bukan hanya mampu menghasilkan ide kreatif tetapi juga merealisasikannya dalam bentuk purwarupa karya nyata dan dilanjutkan sampai pada kegiatan penciptaan pasar untuk mewujudkan nilai ekonomi dari kegiatan-kegiatan tersebut.

Perampok Meresahkan Ini Keok Ditembak Petugas, Sering Beraksi di Perkebunan LPI Cempaka OKU Timur

Isak Tangis Hermalina yang Dapat Rumah dari Herman Deru, Sebelumnya Jadi Korban Perampokan

Sumsel Kirim 1.000 Pekerja ke Jepang, Gaji Perbulan Mencapai Rp 35 Juta

"Pembelajaran kewirausahaan yang diintegrasikan dengan STEAM mencakup aktivitas dan materi pembelajaran yang secara utuh dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk menciptakan karya nyata, menciptakan peluang pasar, dan menciptakan kegiatan bernilai ekonomi dari produk dan pasar dengan menggunakan prinsip ilmiah dalam sains, teknologi, dan matematika," katanya.

STEAM merupakan landasan penting dalam pengembangan dan pembangunan Indonesia kedepannya. Hal ini dikarenakan menurut National Science Foundation, dalam 10 tahun ke depan, 80% lapangan pekerjaan akan membutuhkan kemampuan kompetensi sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Sayangnya, data BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2017 menunjukkan bahwa tenaga kerja di Indonesia sebanyak 131,55 juta orang didominasi berlatar belakang pendidikan rendah.

BREAKING NEWS : BNNP Sumsel Amankan Penjaga Toko Makanan Jadi Kurir 2 Kg Narkoba Sabu-sabu

TKW Asal Palembang Diculik dan Hendak Dijual ke WN India, Berikut Cerita Kronoligisnya

SURVEI TERBARU Elektabilitas Capres Jokowi vs Prabowo Subianto Setelah Debat Ke-2 Pilpres 2019

Lulusan sekolah dasar sebesar 54,44 persen, lulusan sekolah menengah sebesar 28,13 persen, tamatan sekolah tinggi sebesar 12,26 persen, dan angkatan kerja yang tidak mengenyam bangku pendidikan formal sebesar 3,17 persen.

Hal ini menunjukkan bahwa kualitas tenaga kerja belum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja (talent gap).

Melihat kondisi tersebut, buku dan aplikasi android pembelajaran kewirausahaan berbasis STEAM yang diciptakan ENIMO diharapkan mampu mencetak siswa indonesia menjadi mesin penggerak pembangunan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kerja, menuju kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia.

====

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved