Lima Mahasiswa Unsri Jadi Duta Tanah Air Ikuti Ajang MTE di PWTC Kuala Lumpur Malaysia

Sebanyak lima mahasiswa Universitas Sriwijaya yang tergabung dalam Tim ENIMO (Education Is Number One) bakal menjadi duta tanah air di Malaysia

Lima Mahasiswa Unsri Jadi Duta Tanah Air Ikuti Ajang MTE di PWTC Kuala Lumpur Malaysia
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Muhammad Adiyansyah selaku advisor bersama Risda Intan S dan Muhammad Sultan menunjukkan buku dan aplikasi Android ENIMO yang akan mengikuti Malaysia Technology Expo di Kantor Ikatan Alumni Universitas Sriwijaya (IKA Unsri), Selasa (19/2/2019). 

Bertema “Invensi dan Inovasi Pasar Asia”, MTE 2019 menyediakan tempat yang ideal bagi para innovator, inventor dan pengusaha untuk memamerkan penemuan, gagasan, prototipe, produk, dan desain terbaru mereka kepada para manufaktur, distributor, dan pebisnis di Asia dan sekitarnya yang mencari ide-ide baru untuk dikerjakan, menjadikannya ideal platform untuk komersialisasi dan kolaborasi teknologi.

Aiptu Erwin Alias Wen Nago, Polisi Menyamar Jadi Ibu-ibu untuk Tangkap Copet di Pasar 16 Ilir

Keceriaan dan Kebersamaan Pengurus Persit KCK PD II/SWJ di Markas Batalyon Arhanud 12/SBP

Berawal dari Sampah, Cewek Asli Palembang Ini Wakili Indonesia ke Hollywood Amerika Serikat

Sementara Risda Intan S memaparkan berdasarkan data dari Global Human Capital Index, Indonesia menempati peringkat ke 65 dari 130 negara dalam hal pengembangan sumber daya manusia yang ditentukan oleh pendidikan formal dan bagaimana ketrampilan dikembangkan dan diterapkan di tempat kerja.

71 persen siswa lulusan sekolah menengah atas tidak melanjutkan ke PT dan kembali ke masyarakat tanpa keterampilan hidup.

Hal ini menyebabkan pemuda Indonesia menghadapi tingkat pengangguran sebesar 15,6 persen, jauh di atas rata-rata negara pada umumnya, yaitu sebesar 6,2 persen.

Karenanya, pelatihan kewirausahaan dibutuhkan agar dapat memberikan inspirasi inovatif dan membuka lapangan kerja baru.

Penggerebekan Ladang Ganja di Lahat Kerja Cepat Anggota TNI Kodim 0405/Lahat Bersama Polres Lahat

Kapolda Sumsel Perintahkan Penyidik Selidiki Temuan 6 Ribu Ton Beras Rusak di Gudang Bulog OKU Timur

Jalan Kemas Rindo Kertapati Dijanjkan akan Diperbaiki, Anggaran Dana Rp 1 Miliar Sudah Disetujui

Kewirausahaan adalah kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam abad 21 mengingat keterbatasan dukungan sumberdaya alam terhadap kesejahteraan penduduk dunia yang makin bertambah dan makin kompetitif.

Jiwa dan semangat kewirausahaan yang terbentuk dan terasah dengan baik sejak dini akan dapat menghasilkan sumberdaya manusia inovatif yang mampu membebaskan bangsa dan negaranya dari ketergantungan pada sumberdaya alam.

Untuk meningkatkan keterampilan berwirausaha, diperlukan suatu model pembelajaran yang multidisiplin ilmu dan berorientasi pada keterampilan guna menghadapi tantangan global yang akan dihadapi siswa kedepan.

Dalam hal ini, pemerintah sebenarnya telah mengembangkan kurikulum 2013, dimana proses pembelajarannya menitikberatkan pada pembelajaran yang bersifat multidisiplin ilmu, berpusat kepada siswa, aktif dan kritis, perubahan pola pembelajaran interaktif, serta kelompok/tim.

Ahmad Dhani Mendekam Dipenjara, Mulan Jameela Curhat Sedih: Belajar Tahan Rindu Rasanya Berat

Setelah Dipenjara 5 Tahun 9 Bulan, Napi Terorisme Noeim Baasyir Bebas, Penampilannya Jadi Perhatian

Cris Cyborg Datang, Ronda Rousey Ancam Keluar

Namun pada implementasinya, penerapan kurikulum 2013 di lapangan menemui banyak masalah.

Halaman
1234
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved