Pilpres 2019

Mahasiswa Bisa Salurkan Hak Suara Pilpres dan Pileg 17 April 2019 Mendatang di Kampus, Ini Syaratnya

Mahasiswa Bisa Salurkan Hak Suara Pilpres dan Pileg 17 April 2019 Mendatang di Kampus, Ini Syaratnya

Mahasiswa Bisa Salurkan Hak Suara Pilpres dan Pileg 17 April 2019 Mendatang di Kampus, Ini Syaratnya
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Komisioner KPU Kota Palembang Dr Yetty Octarina, Sabtu (16/2/2019). 

Mahasiswa Bisa Salurkan Hak Suara Pilpres dan Pileg 17  April 2019 Mendatang di Kampus, Ini Syaratnya

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menjelang Pemilihan Umum Pilpres dan Pileg pada bulan April 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang merespon keinginan mahasiswa untuk didirikan posko di kampus sehingga hak suara mereka tersalurkan tanpa jauh jauh pulang ke daerah asal.

"Sejauh ini sudah pasti 4 posko yang akan dibuka yaitu Kampus UIN Raden Fatah, UMP, Polsri dan Universitas PGRI," ungkap Divisi Humas KPU Palembang, Dr Yetty Oktarina, kepada Sripoku.com, Sabtu (16/2/2019).

Menurut Yetty, pada awalnya posko kampus difokuskan di UIN Raden Fatah dan Universitas Muhammadiyah Palembang, tapi kemudian mahasiswa universitas lain cukup antusias untuk membangun posko di kampusnya.

Pihaknya menargetkan hingga Maret mendatang minimal 6 posko di kampus yang didirikan mengingat target partisipasi yang ingin dicapai sebesar 77 persen.

Tim Kampanye dan Badan Pemenangan Capres di Sumatera Selatan Kembali Gelar Nobar Debat Capres Kedua

Dibutakan Ketenaran, Krisdayanti Akui Pernah Jadi Pecandu Narkoba Saat Jadi Istri Anang Hermansyah

Syahrini Mah Lewat, Ini 7 Artis TOP Miliki Pesawat Jet Pribadi Super Mewah, No 1 Dilengkapi Bandara!

Selain Pempek. Berikut ini Destinasi Kuliner Yang Patut Dicoba Jika Berkunjung Ke Palembang

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun Kabar Duka Datang dari Komedian Ramdhani Qubil Bang Madit

Pemindahan pemilih di kalangan mahasiswa cukup tinggi sehingga mengakomodir keinginan para mahasiswa akan mempermudah proses pemindahan pemilih.

"Posko informasi KPU di Kampus ini menyosialisasikan jenis surat, warna surat suara, teknis suara sah tidak sah dan lain sebagainya yang bakal dijaga 50 relawan," kata Yetty.

Konsentrasi saat ini pindah pemilih di kalangan mahasiswa karena rata-rata mereka tinggal di kost.

Pada 17 April nanti, kemungkinan mahasiswa tidak pulang ke kampung halaman karena jauh hari sebelumnya harus mengurus untuk memperoleh A5.

Proses untuk memperoleh A5 sendiri, lanjut Yetty, mahasiswa terlebih dahulu cek hak pilih di DPTb (Daftar Pemilih Tambahan).

Bagi mahasiswa yang miliki E-KTP maka masuk DPK (Daftar Pemilih Khusus) dan langsung melapor ke KPU karena pada 17 februari ini pihaknya akan rapat pleno penetuan DPTb.

"Kalau formulir A5 sudah kita keluarkan mereka tak bisa memilih ditempat asalnya," ujarnya.

===

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved