Breaking News:

Berita Palembang

Backpacker Dinilai Sasaran Tepat Promosikan Wisata Palembang Melalui Sosmed

Sebelum mempromosikan Pariwisata, harus tahu terlebih dahulu pasar mana yang akan dituju dan disesuaikan apa kehendak mereka.

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
PUM Netherlands Senior Experts, Mr.Paul Trouw yang juga ahli digital marketing dari Belanda saat mempersentasikan pariwisata Palembang di hotel Arista, Kamis (7/2/2019) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Badan Promosi Pariwisata Kota Palembang menggandeng PUM Netherlands Senior Experts serta mengundang Instansi terkait, seperti Dinas Pariwisata Sumsel dan Kota Palembang dan Universitas, mempresentasikan potensi wisata melalui Digital Marketing dengan objek pariwisata Palembang, Kamis (7/2/2019).

Perwakilan PUM Netherlands Senior Experts, Mr.Paul Trouw yang juga ahli digital marketing dari Belanda saat presentasi menuturkan, setelah terlebih dahulu melakukan survey selama 2 Minggu di Kota Palembang, ia menilai pengembangan pariwisata harus di fokuskan pada Sosial media (Sosmed) sebagai media publikasi.

“Fokusnya Lebih ke Sosmed dulu, seperti memperbaiki konten dan tampilan objek wisata yang ada di Palembang agar para pelancong atau traveler tertarik datang ke Palembang,” ungkap Mr Paul Trouw, Kamis.

Menurut dia, guna menggaet turis mancanegara harus mempersiapkan diri sejak jauh hari untuk promosi berbagai event.

Ia mencontohkan, seperti membuat Branding simple, misalnya dengan yel yel Charming Palembang. Dimana yang simpel seperti demikian banyak menarik dan sesuai ikon Palembang agar para wisatawan bisa terpengaruh dari promosi tersebut dan lebih mudah menyebar.

“Kita boleh bermimpi agar turis dari Eropa bisa datang ke Palembang, namun bagusnya fokus dulu ke tetangga terdekat, seperti dari kawasan Asia. Step by step, sampai nanti dana sesuai bisa dipromosikan lebih besar lagi,” jelas dia.

Direktur Narkoba Polda Sumsel Apresiasi Hukuman Mati bagi Letto cs, Bandar Narkotika antar Provinsi

Pria Pengangguran di Tanjung Raja Ogan Ilir Ini Ditangkap Polisi Saat akan Memakai Sabu-Sabu

OKI All Star Siap Hadang dan Imbangi Laju Tim All Star Indonesia di Lapangan Hatta Kayuagung

Sebelum mempromosikan Pariwisata, kata Mr Paul, harus tahu terlebih dahulu pasar mana yang akan dituju dan disesuaikan apa kehendak mereka agar mau datang ke Palembang.

“Indonesia orang hanya taunya Bali dan Lombok dan ini bisa kita manfaatkan, sehingga nanti para turis setelah dari Bali dan Lombok mereka mau mampir ke Palembang,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut dia, hal ini tidaklah mudah dilakukan, perlu diadakannya agenda yang serius untuk menggarap semua itu.

Ia mengatakan, Palembang diperkirakan akan siap untuk menampung para wisatawasan dalam 5-6 Tahun kedepan, asalkan dengan catatan promosikannya tepat, misalnya promosi dari Backpacker.

“Backpaker ini para adventure kebanyakan remaja. Jadi, dengan kita promosikan ke mereka, misalnya Palembang sudah tersedia makanan khas serta homestay yang menarik."

"Mereka akan teringat dan mengajak keluarga lainnya ke Palembang. Selain itu, Backpacker ini juga secara tidak langsung akan mempromosikan kota pempek melalui akun mereka yang di publish,” jelasnya.(cr2)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved