Pemprov Sumsel Anggarkan Rp84 Miliar Rehabilitasi Irigasi, Berikut 16 Lokasi Irigasinya

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sumsel telah menganggarkan dana Rp 84 Miliar guna mereh

Pemprov Sumsel Anggarkan Rp84 Miliar Rehabilitasi Irigasi, Berikut 16 Lokasi Irigasinya
SRIPOKU.COM/DOKUMEN
Pembangunan saluran irigasi untuk mengaliri sawah di Desa Tanjung Baru, Lahat. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebagai bagian upaya mendukung untuk mewujudkan Provinsi Sumatera Selatan sebagai provinsi lumbung pangan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sumsel  telah menganggarkan dana Rp 84 Miliar guna merehabilitasi irigasi.

Sekertaris Dinas Pengelolaan SDA Provinsi Sumsel Vivin Indira Sari, besaran dana tersebut nantinya akan
menjalankan program rehabilitasi irigasi pada enam daerah di Sumsel.

"Semua perbaiki sarana perairan guna meningkatkan produksi pertanian di Sumsel dijalankan di tahun ini semua. Kita akan fokus direhabilitasi irigasi," ujarnya, Rabu (6/2/2019).

9 Napi Kasus Terorisme Dititipkan di Sumsel, Kakanwil Kemenkumham Sumsel : Tak Ada Perlakuan Khusus

Kepergok Pemilik Rumah, Pencuri di Musirawas Kabur ke Gang Buntu Lalu Babak Belur Dihajar Massa

Hutan Bakau di Pantai Timur OKI yang Disenangi Kepiting Bakau Perlu Pelestarian, Berikut Faktornya

Lebih jauh, rehabilitasi irigasi yang tersebar di 16 lokasi yakni, Ogan Komering Ilir (OKI) terdapat tiga lokasi, Ogan Ilir (OI) ada 4, Lahat terdapat 5 lokasi, Muara Enim ada satu lokasi, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan ada dua lokasi dan terakhir Pagaralam terdapat satu lokasi.

Dimana dari enam daerah tersebut terdapat yang masuk kategori rusak berat yakni Pagaralam dan Lahat.
"Luasan irigasinya sekitar 6.000 hektar," kata Vivin.

Lantik Puluhan Pejabat, Kholid Minta Pejabat untuk Mencontoh Kinerja Kades di Kecamatan Cempaka

Tren Make-up 2019 Flawless Make-up ala Winda Yunia, Tetap Tampil Sehat dan Natural

Terkumpul 300 Kg Perhari dari Target 1,5 Ton Sampah, Langkah Ini yang Dilakukan Camat Kalidoni

Meski telah dianggarkan dana, namun pengerjaan rehabilitasi, kata Vivin mengalami sedikit molor, yang seharusnya dimulai sejak Januari kemarin.

“Tapi secepatnya rehabilitasi irigasi di Sumsel akan dikerjakan. Karena kita juga masih menunggu lelang terlebih dahulu,” jelasnya.

Diharapkan, dengan rehabilitasi irigasi yang akan dilakukan tahun ini bisa berdampak pada peningkatan hasil panen para petani di Sumsel.

====

Tonton Video Terbaru di Youtube SripokuTV! Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Rahmaliyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved