Berita Lahat

Amblas dan Putus Total, Jalan Lintas Lahat-Pagaralam Kini Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan

Kabar baik bagi pengguna jalan Nasional Lahat-Pagar Alam tepatnya di Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat.

Amblas dan Putus Total, Jalan Lintas Lahat-Pagaralam Kini Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Jalan lintas Lahat-Pagaralam yang putus tepatnya di Desa Jati Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat beberapa waktu lalu, kini sudah ditimbun dan sudah bisa dilewati, Rabu (6/2/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kabar baik bagi pengguna jalan Nasional Lahat-Pagar Alam tepatnya di Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat.

Pasalnya, setelah sempat putus akibat amblas, Rabu (6/2/2019) sudah bisa dilintasi kembali.

Hanya saja, pengemudi harus ekstra pelan dan hati hati pasalnya perbaikan masih terus berjalan.

Satuan Kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) IV Provinsi Sumsel, Zulkarnain, mengungkapkan hingga saat ini perbaikan jalan sudah tuntas semi permanen.

Jalan lintas Lahat-Pagaralam yang putus tepatnya di Desa Jati Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat beberapa waktu lalu, kini sudah ditimbun dan sudah bisa dilewati, Rabu (6/2/2019).
Jalan lintas Lahat-Pagaralam yang putus tepatnya di Desa Jati Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat beberapa waktu lalu, kini sudah ditimbun dan sudah bisa dilewati, Rabu (6/2/2019). (SRIPOKU.COM/EHDI AMIN)

Jadi Janda 2 Kali, Deretan Artis Ini Tetap Pilih Menikah Lagi, No 5 Usia Belum Genap 30 Tahun!

Della Perez Dipanggil Polisi, Sang Ayah Bandingkan dengan Nasib Jupe: Cobaan Julia Perez Lebih Kejam

Jangkar Putus Tiga Nelayan Banyuwangi Jawa Timur Terdampar di Perairan Roting NTT, Berikut Ceritanya

Dikatakan Zulkarnain, kendaraan roda dua dan empat sudah melintas hanya saja pihaknya menyarankan untuk kendaraan bertonase berat untuk tidak melintas terlebih dahulu.

"Jalan yang amblas sudah kita timbun dan dipasang box culvert diatasnya kita timbun menggubakan material batu pasir.

Sudah datar seperti sebelumnya. Kendaraan bisa melintas hanya saja masih satu jalur dan kita sarankan kendaraan bertonase berat untuk tahan dahulu meski sebenarnya sudah bisa, "terang Zulkarnain.

Diterangkan Zul, meski saat ini belum selesai 100 persen ruas jalan aman untuk dilintasi dan pihaknya juga tetus stand by di lokasi untuk melakukan pemeliharaan.

Sementara untuk penahan bahu kiri dan kanan jalan sembari menunggu desain akan dipasang Sandbag atau karung pasir sehingga bisa menahan timbunan jalan.

Halaman
12
Penulis: Ehdi Amin
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved