Berita Palembang

Herman Deru Berharap Usulan Perubahan Perda No9 2011 Mampu Tekan Peredaran Minuman Beralkohol Ilegal

Herman Deru Berharap Usulan Perubahan Perda No 9 2011 Mampu Tekan Peredaran Minuman Beralkohol Ilegal

Herman Deru Berharap Usulan Perubahan Perda No9 2011 Mampu Tekan Peredaran Minuman Beralkohol Ilegal
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM 

Herman Deru Berharap Usulan Perubahan Perda No 9 2011 Mampu Tekan Peredaran Minuman Beralkohol Ilegal

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM berharap adanya usulan perubahan atas Perda Nomor 9 tahun 2011 tentang pengawasan, penertiban dan pengendalian peredaran minuman beralkohol dapat memberikan dampak besar dan efektif dalam upaya menekan, membatasi dan meminimalisir peredaran minuman beralkohol secara bebas di masyarakat.

"Kami sependapat dengan usulan dari dewan untuk menegaskan pelarangan penjualan minuman beralkohol di tempat umum seperti warung kecil dan mini market.

Sanksi tegas bagi pelanggar peraturan. Kita juga akan mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan pengawasan," ujar Herman Deru.

Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini menegaskan, Pemprov Sumsel berupaya meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan minuman beralkohol bagi masyarakat termasuk anak di bawah umur.

Herman Deru Inisiator Lahirnya Perda Anti Maksiat, Hadiri Forum Silaturahim Menko Polkam Wiranto

Herman Deru Minta Dinkes se-Sumsel Antisipasi DBD, Rumah Sakit Harus Cepat Lakukan Tindakan

Gubernur Sumsel Herman Deru: Stok Pangan Sumsel Diprioritaskan dari Hasil Produksi Lokal

Melalui upaya pengawasan dan penertiban produksi minuman beralkohol yang beredar di tengah masyarakat.

"Minuman beralkohol dengan kadar tertentu merupakan barang dalam pengawasan. Untuk itu minuman beralkohol hanya dapat diperdagangkan oleh pelaku usaha yang telah memiliki izin dengan tetap memenuhi standar mutu produksi dan standar keamanan," tegasnya.

Intensitas razia nantinya akan ditingkatkan. Baik itu di minimarket, tempat hiburan maupun warung-warung kecil.

"Jika terbukti melakukan pelanggaran, nantinya akan kami tindak sesuai dengan Perda yang sudah dikeluarkan," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved