Pembunuhan Mahasiswi UIN RF Palembang

Marlin Masih Menjalani Pemeriksaan di Jatanras Polda Sumsel, Pelaku Pembunuhan Anggota TNI AD

Sumarlin alias Marlin (35), pelaku pembunuhan terhadap anggota TNI AD di Martapura OKU, hingga kini masih menjalani pemeriksaan petugas Jatanras

Marlin Masih Menjalani Pemeriksaan di Jatanras Polda Sumsel, Pelaku Pembunuhan Anggota TNI AD
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA, HANDOUT
Pelaku pembunuhan anggota TNI AD, Sumarlin (35), mengenakan baju kaos warna putih yang didampingi kuas hukumnya ketika menjalani pemeriksaan di ruang Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda sumsel, Jumat (1/2/2019) malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sumarlin alias Marlin (35), pelaku pembunuhan terhadap anggota TNI AD di Martapura OKU, hingga kini masih menjalani pemeriksaan petugas di  ruang Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda sumsel, Jumat (1/2/2019) malam.

Diketahui pada hari Jumat 1 Februari 2019 sekira pukul 15.00 WIB, Sumarlin dinatarkan pihak POlres OKU Timur ke Polda sumsel sekitar pukul 15.00 WIB.

Sumarlin tercatat sebagai warga Desa Sribulan Kecamatan BP Bangsa Raja Kabupaten OKU Timur.

Tercatat  Sumarlin menjadi buroanan selama empat hari dan barulah Surmalin diantarkan saudara kandungnya untuk menyerahkan diri ke Polres OKU Timur.

Sejumlah anggota Propam Polda Sumsel yang mendatangi Subdit III Jatanras Polda sumsel
Sejumlah anggota Propam Polda Sumsel yang mendatangi Subdit III Jatanras Polda sumsel (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

BREAKING NEWS : Pelaku Pembunuhan TNI AD di Martapura, OKU Timur, Menyerahkan Diri

BREAKING NEWS : Polisi Amankan Pria Diduga Terkait Pembunuhan Mahasisiwi UIN

Ojol Ini Nyaris Jadi Korban Aksi Begal di Tanggo Buntung, Tiba-tiba Kepala Dipukul Kayu Balok

Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya membenarkan penyerahan pelaku ke Polda Sumsel.

"Ya, Infonya memang sudah menyerahkan diri ke Polda Sumsel sore ini," ungkap Kapolres.

Sumarlin alias Marlin merupakan pelaku melakukan pembunuhan terhadap anggota TNI AD yang  terjadi pada hari Selasa (29/1/2019) di OKU Timur.

Diberitakan sebelumnya, Kopda ZE, Anggota Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (KODIKLATAD), menjadi korban pengeroyokan dan penikaman di Martapura, Sumatera Selatan.

Pengeroyakan tersebut dilakukan oleh lima orang warga saat korban tengah menghadiri hajatan keluarga.

Dia dikeroyok di atas panggung dan ditikam sebanyak 5 lubang yakni satu luka tusuk di dada, 3 luka tusuk di kepala, dan 1 luka di lengan kanan.

Halaman
12
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved