Tunggal Putri Ini Pilih Mundur dari Timnas Bulu Tangkis Thailand

"Saya merasa sudah waktunya bagi saya untuk pergi sendiri karena kadang-kadang tim nasional mengirim saya ke banyak turnamen.

Editor: Adrian Yunus
BWF BADMINTON
BWF BADMINTON Pebulu tangkis tunggal putri Thailand, Pornpawee Chochuwong, mengembalikan kok ke arah Akane Yamaguchi (Jepang) pada babak perempat final Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (25/1/2019). 

SRIPOKUI.COM - Pebulu tangkis tunggal putri Thailand, Pornpawee Chochuwong memutuskan mundur dari Asosiasi Bulu Tangkis Thailand (Badminton Association of Thailand/BAT) awal Januari 2019.

Chochuwong membuat langkah besar dengan menembus peringkat ke-22 dunia setelah sebelumnya berada di urutan ke-65 dunia,

Chochuwong percaya bahwa agar prestasinya meningkat, dia memilih jalur sebagai pemain independen.

Rifda Irfanaluthfi Bakal Tatap Olimpiade Tokyo 2020

Tim Voli Putri Thailand Menang Mudah atas Vietnam

Ganda Putri Bulutangkis Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu ke Final Malaysia Masters 2019

"Saya merasa sudah waktunya bagi saya untuk pergi sendiri karena kadang-kadang tim nasional mengirim saya ke banyak turnamen.

Saya pikir saya tidak bisa memperbaiki diri seperti itu," kata Chochuwong seperti dilansir BolaSport.com dari The Star.

"Terkadang saya hanya ingin memperbaiki permainan saya karena ada beberapa aspek yang tidak sesuai," ucap Chochuwong yang saat ini masih mencari sponsor.

Meskipun dia telah meninggalkan tim nasional, dia masih berambisi untuk berprestasi karena ingin mengamankan tempat pada Olimpiade Tokyo 2020.

Namun, ia menyadari bahwa banyak yang harus dilakukan untuk bersaing dengan pemain jajaran 10 besar dunia, termasuk rekan senegaranya, Ratchanok Intanon.

Pada Indonesia Masters 2019, pemain berusia 21 tahun ini mencatat pencapaian positif dengan menyingkirkan peringkat keenam dunia, Akane Yamaguchi (Jepang) pada babak kedua.

Chochuwong mengalahkan Yamaguchi, 21 18, 21-12 untuk memperoleh tiket perempat final.

Namun, perjalanannya terhenti setelah dikalahkah Saina Nehwal, 7-21, 18-21 pada babak perempat final.

"Saya tidak sebagus dia (Ratchanok). Saya bisa melewati dua putaran pertama di turnamen besar. Tetapi, begitu saya berada di perempat final, saya tidak bisa mengendalikan perangai saya," ujar Chochuwong.

"Saya perlu mempelajari area saya yang lemah dan memperbaikinya dalam latihan. Penting juga bagi saya untuk melakukan smes secara akurat karena saya merasa itu adalah salah satu kelemahan saya," kata Chochuwong.

Chochuwong juga merasa kondisi tubuhnya sangat lemah sehingga dia perlu memperkuatnya untuk meningkatkan kepercayaan diri. Dia juga ingin lebih banyak menimba pengalaman bertanding.

Selepas Indonesia Masters 2019, Chochuwong berpartisipasi pada Liga Bulu Tangkis Malaysia bertajuk SS Purple League Finals.

Dia memperkuat Ampang Jaya Badminton Club dan timnya ini menyelesaikan liga dengan menempati posisi keempat.

Sumber : thestar.com.my/Bolasport

===

Tonton Video Terbaru di Youtube SripokuTV!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved