Anggota TNI AD Dikeroyok dan Ditikam 5 Lubang Saat Hadiri Hajatan Keluarga di Martapura, OKU Timur

Anggota TNI AD Dikeroyok dan Ditikam 5 Lubang Saat Hadiri Hajatan Keluarga di Martapura. Para Pelaku Sedang Dikejar Anggota Polres dan Denpom

Anggota TNI AD Dikeroyok dan Ditikam 5 Lubang Saat Hadiri Hajatan Keluarga di Martapura, OKU Timur
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi: Anggota TNI AD Dikeroyok dan Ditikam 5 Lubang Saat Hadiri Hajatan Keluarga di Martapura 

Anggota TNI AD Dikeroyok dan Ditikam 5 Lubang Saat Hadiri Hajatan Keluarga di Martapura. Para Pelaku Sedang Dikejar Anggota Polres dan Denpom

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasus pengeroyokan terhadap Kopda ZE, Anggota Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (KODIKLATAD), terjadi di Martapura, Sumatera Selatan.

Pengeroyakan tersebut dilakukan oleh lima orang warga saat korban tengah menghadiri hajatan keluarga.

Dia dikeroyok di atas panggung dan ditikam sebanyak 5 lubang yakni satu luka tusuk di dada, 3 luka tusuk di kepala, dan 1 luka di lengan kanan.

Pangdam II Sriwijaya Sertijab 11 Perwira TNI di Kodam II Sriwijaya, Berikut Nama-Nama dan Jabatannya

Menghindari Dosa dan Zina, 6 Artis Ini Pilih Nikah Muda Dibanding Pacaran, Sayang Ada yang Bercerai

Aurel Hermansyah Tampil Menawan dalam Balutan Hijab Bareng Ria Ricis, Dipuji & Dapat Nilai Sempurna

Kapendam II Sriwijaya Kolonel Djohan Darmawan membenarkan kejadian yang menimpa anggota TNI AD.

Menurutnya korban ditikam saat menghadiri hajatan keluarga.

"Benar ada anggota TNI AD yang dikeroyok di Martapura tetapi korban bukan merupakan anggota Kodam II/Sriwijaya melainkan anggota anggota Kodiklatad."

"Korban ke Martapura untuk menghadiri undangan hajatan keluarga yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat korban berada di lokasi datang 5 pelaku mengeroyok korban dan satu pelaku menikam korban," jelas Kapendam II Sriwijaya Kolonel Djohan Darmawan, Selasa (29/1/2018).

Dikatakan Djohan Darmawan, untuk motif pengeroyokan belum diketahui secara pasti.

Namun, untuk identitas pelaku pengeroyokan dan penikaman sudah dikantongi oleh pihak kepolisian dan masih dalam pengejaran.

10 Tahun Bersama, Andre Thaulany Terkejut Dengar Pendapat Jokowi Tentang Sule, Sampai Dibuat Bengong

Dibongkar Andre Taulany, Segini Pendapatan Raffi Ahmad dalam Sebulan, Alasan Nyicil Mobil Ketahuan!

8 Tahun Setelah Video Panasnya dengan Ariel Heboh, Cut Tari Nangis Sebut Sosok Ini Rem Hidupnya

"Untuk pelaku indentitas sudah diketahui dan kini masih dalam pengejaran anggota Polres dan Denpom. Untuk motif masih didalami," ungkapnya.

Sementara Kapolres OKU Timur AKBP Erlintang Jaya saat ini dikonfirmasi juga membenarkan adanya pengeroyokan anggota TNI AD di Martapura.

Saat ini pihak kepolisian sudah mengantongi identitas pelaku dan sudah melakukan pengejaran.

"Intinya pihak kepolisian membenarkan ada kejadian yang menyebabkan anggota tersebut meninggal dan pelaku sudah kami ketahui dan dalam pengejaran pihak kepolisian. Sabar mudah-mudahan bisa segera tertangkap pelaku dan bisa kita proses," ungkapnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved