News Video Sripo

Pengantin Wanita Harus Tes Perawan, Syarat Menikah di Desa Tanjung Menang Banyuasin

Namun yang berbeda di desa ini, dimana calon pengantin perempuan (wanita) diisyaratkan harus perawan (gadis), dan itu dibuktikan dengan hasil visum bi

Bahayanya, jika di tengah perjalanan bertemu dengan kendaraan (masuk-keluar), maka siapa yang akan mengalah untuk mundur.

Jangan untuk jalan mundur, jalan maju saja harus hati-hati.

Selain itu, jarang ada tempat untuk memutarkan kendaraan.

Kondisi ini dialami Tim Sripo saat akan meninggalkan lokasi, tidak bisa keluar karena harus menunggu ada mobil yang masuk.

Kendati begitu, Tim bersyukur, karena sempat bahkan ikut menyaksikan prosesi penikahan dari awal hingga akhir yang dipusatkan di masjid setempat.

Sang wanita asli warga Desa Tanjung Menang, sedangkan calon pengantin pria berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Proses akad nikah langsung dibantu P3N, kini diubah menjadi Pembantu Pegawai Pencatatan Perkawinan (P4) bernama Ust Mardianto mewakili KUA Rantau Bayur.

Sesuai tahapan, lalu Ust Mardianto menerangkan status masing-masing kedua calon pengantin.

Saat menerangkan status kedua pasangan, Ust Mardianto mengatakan,

"Calon pengantin wanita berstatus perawan, dan ini dibuktikan surat keterangan berupa visum dari Bidan," kata Mardianto, yang sempat menunjukan surat hasil visum tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved