Berita Palembang

Guru Wajib Absen Finger Print, Jika Sering Telat Uang Sertifikasi Dipotong. Berikut Aturannya

Sesuai dengan aturan pihak kementrian, mulai awal Februari nanti seluruh ASN termasuk guru harus sudah menggunakan finger print (e-absensi).

Guru Wajib Absen Finger Print, Jika Sering Telat Uang Sertifikasi Dipotong. Berikut Aturannya
SRIPOKU.COM/YULIANI
Salah satu guru SDN 30 Palembang saat memberikan pengajaran kepada siswa beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Langkah pendisiplinan guru terutama yang berstatus ASN dan Honor Daerah (Honda) kian diperketat.

Sesuai dengan aturan pihak kementrian, mulai awal Februari nanti seluruh ASN termasuk guru harus sudah menggunakan finger print (e-absensi).

Aturan ini berlaku mulai 1 Februari 2019.

Kabid SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang, Herman Wijaya mengatakan hampir setiap sekolah wajib melengkapi alat absensi tersebut.

Kiper Ini Komitmen Tetap Setia Menjaga Gawang Sriwijaya FC, Tenyata Ini Alasannya untuk Bertahan

STIHPADA Gelar Seminar Hukum Internasional di Seoul Korea Selatan

Terungkap Ternyata Asri Sudah Berencana Membunuh Inah Antimurti, Berikut Adegan Rekontruksinya

"Pembelian alat sudah tercantum di dana BOS, jadi wajib beli. Apakah bisa digunakan oleh sekolah atau tidak tergantung ke jaringan," ujarnya saat dikonfirmasi ke ruang kerjanya, Senin (28/1/2019).

Ia menambahkan, absen finger print ini kelemahannya adalah belum bisa diterapkan bagi skolah di pinggiran yang jalur internetnya belum terjangkau.

Jadi pihaknya memberi kelonggaran untuk masih menjalankan absen manual.

"Saat ini tercatat sudah 40 persen SMP yang sudah masuk link ke BKD (siap finger print). Untuk SD malah sangat sedikit sekali. Tapi kita akan terus upayakan agar absen finger print ini bisa dipakai seluruh sekolah," jelasnya.

Nantinya absen ini akan terintegrasi ke beberapa intansi berwenang seperti BKD, Disdik Palembang, BKPSDM dan GTK Kemendikbud.

Wisata Sejarah ke Monpera Palembang, Tambah Pengetahuan dan Bisa Foto Sejajar dengan Jembatan Ampera

Cerita Kapolsek Saat Patroli Bertemu Petani Jadi Guru Ngaji Sukarela, Lalu Hal Ini yang Dilakukannya

Ombudsman Panggil Dishub Palembang, Diduga Maladministrasi Terkait Larangan Parkir Jalan Sudirman

Halaman
12
Penulis: Yuliani
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved