Berita Ogan Ilir

Tips Cara Hapal Alquran Hanya Sebulan Versi Ust H Ali Hasan Mudir Yayasan Daarul Qur'an As Sudais

Kemudian sesudah Shalat shubuh mereka (para santri) kembali melanjutkan membaca Al-Qur'an sampai malam hari hingga pukul 21.00.

Tips Cara Hapal Alquran Hanya Sebulan Versi Ust H Ali Hasan Mudir Yayasan Daarul Qur'an As Sudais
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIADI
Yayasan Daarul As Sudais Kabupaten Ogan Ilir bekerjasama dengan Yayasan Karantina Tahfiz Qur-an Nasional menggelar wisuda perdana kepada 46 santri-santriwan penghafal Al-Qur'an. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM,INDRALAYA -- Yayasan Daarul Qur'an As Sudais Ogan Ilir mewisuda sebanyak 46 santriwan-santriwati angkatan pertama yang berlangsung di Gedung Pendopoan Bupati Ogan Ilir Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya, Minggu (27/1) pukul 10.00.

Ke-46 orang santri Yayasan Daarul Qur'an Sudais Ogan Ilir yang diwisuda tersebut, terdiri dari 24 orang putra dan 22 orang putri.

Mereka umumnya para santri yang masih mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas.

Hasil Pertandingan Final Indonesia Masters 2019, Ganda Putri Jepang Raih Gelar Juara

Pemuda 21 Tahun Ditemukan Meregang Nyawa di Bawah Jembatan Ampera, Ini Kata Keluarga Korban

Gubernur Herman Deru: Jika Bandara Gatot Subroto Jadi Komersil, yang Menikmatinya Orang Sumsel

Mudir Yayasan Daarul Qur'an As-Sudais Ust H Ali Hasan SIP MPdI Al-Hafizh dalam pidato sambutannya mengatakan, bekerjasama dengan Yayasan Karantina Tahfiz Al-Qur'an Nasional pihaknya sukses mencetak sebanyak 46 Hafizh dan Hafizo penghafal 30 juzz Al-Qur'an dalam jangka waktu pendidikan selama 30 hari.

"Ke-46 santri yang diwisuda ini merupakan alumni angkatan pertama Yayasan Daarul Qur'an As Sudais Kabupaten Ogan Ilir," ujar Mudir Ust H Ali Hasan SIP MPdi Al-Hafizh.

Ust H Ali Hasan menjelaskan, Yayasan Daarul As Sudais Kabupaten Ogan Ilir yang belum lama terbentuk ini menekankan pola pendidikan dan pengajaran kepada santriwan-santriwan bagaimana proses akselelerasi hafal Al-Qur'an dalam jangka waktu cepat.

Harga Karet Makin Terpuruk, Pemprov Sumsel Segera Buatkan Pergub Karet

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya: Ketua Baru Harus Bawa Organisasi PWI Lebih Baik

Cara Membuat Seblak Berbagai Topping Anti Gagal & Tidak Ribet, Bisa Dicoba di Rumah

Dimana, sebelum mereka dilakukan karantina disebuah rumah Tahfizh Qur'an rata-rata mereka sudah bisa mengaji dan memahami arti terjemahannya.

Sebelum shubuh mereka harus membaca Al-Qur'an dan menghafalnya lalu menyetor ke Muhafiz, Ustadz atau Ustadzah.

Kemudian sesudah Shalat shubuh mereka (para santri) kembali melanjutkan membaca Al-Qur'an sampai malam hari hingga pukul 21.00.

Halaman
12
Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved