Berita Palembang

Pemuda 21 Tahun Ditemukan Meregang Nyawa di Bawah Jembatan Ampera, Ini Kata Keluarga Korban

Penemuan mayat tergeletak dibawah jembatan Ampera, tepatnya di kawan 7 Ulu Palembang sempat menggemparkan warga, pasalnya sesosok mayat

Pemuda 21 Tahun Ditemukan Meregang Nyawa di Bawah Jembatan Ampera, Ini Kata Keluarga Korban
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Bapak Korban Aan Syarifudin (44) tengah meratapi kematian anaknya di RS Bhayangkara Palembang, Minggu (27/1). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sesosok mayat ditemukan di bawah jembatan Ampera, tepatnya di kawan 7 Ulu Palembang sempat menggemparkan warga, pasalnya sesosok mayat pemuda tersebut meregang nyawa dan ditemukan bersimbah darah dengan luka tusuk dipunggung.

Mayat laki-laki atas nama Rendi (21 pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mayat pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, untuk dilakukan Otopsi.

Saat ditemui di Ruang Foresik Rumah Sakit Bhayangkara, bapak Korban, Aan Syarifudin (44), membenarkan jika anaknya tersebut ditemukan meninggal dunia di bawah jembatan Ampera.

Gubernur Herman Deru: Jika Bandara Gatot Subroto Jadi Komersil, yang Menikmatinya Orang Sumsel

Harga Karet Makin Terpuruk, Pemprov Sumsel Segera Buatkan Pergub Karet

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya: Ketua Baru Harus Bawa Organisasi PWI Lebih Baik

"Saya baru dapat kabar tadi sekitar pukul 7 pagi. Lalu ada warga yang datang mengabari ke rumah kalau anak saya dibawa ke RS Bhayangkara. Katanya kena tusuk, jadi saya langsung ke sini untuk mengecek."

"Meskipun, sebelumnya saya sudah liat, dari foto memang anak saya," jelasnya, saat ditemui di RS Bhayangkara, Minggu (27/1).

Sehari-hari Rendi bekerja sebagai supir angkot dikawasan 7 Ulu, namun ketika malam dan sepi penumpang dirinya kerap mengamen bersama teman-temannya.

Sore itu, Rendi pamit kepada keluarga untuk pergi mengamen.

Cara Membuat Seblak Berbagai Topping Anti Gagal & Tidak Ribet, Bisa Dicoba di Rumah

Ada yang Kena Stroke, Deretan Artis Ini Menghilang di Masa Emasnya, No Terakhir Jadi Ibu Persit!

Cara Membuat Pempek Palembang Lengkap dengan Cukonya Dijamin Anti Gagal dan Tidak Ribet

"Rendi itu baru setahun kerja jadi supir angkot. Sebelumnya serabutan dan kalau dia lagi senggang suka mengamen bersama-sama teman-temannya. Tapi, saya nggak tau siapa nama teman-temannya, karena enggak pernah ke rumah. Mereka biasa janjian ketemuan lalu ngamen," jelas warga Jakabaring, Lorong Budimulyo 2 tersebut.

Lanjutnya, Rendi anak ke 2 dari 7 bersaudara itu tidak meninggalkan firasat apapun. Menurut Aan anaknya tersebut bukanlah anak yang banyak musuh.

"Enggak ada firasat apapun, anaknya baik, di rumah pun baik, disuruh orang tua penurut," jelasnya sedih.

Cara Membuat Pempek Palembang Lengkap dengan Cukonya Dijamin Anti Gagal dan Tidak Ribet

Ada yang Kena Stroke, Deretan Artis Ini Menghilang di Masa Emasnya, No Terakhir Jadi Ibu Persit!

Ada yang Berpangkat Letnan, 5 Aktor Ini Dulu Tentara Militer dan Polisi, No 2 Jenderal Bintang Satu!

Sementar, Kapolsek SU 1 Kompol Mayestika melalu Kanit Iptu Irwan Sidik membenarkan kejadian penemuan korban. Hingga saat ini polsek SU 2 tengah melakukan penyidikan.

"Ditemukan seseoragg tergeletak laki-laki atas nama Rendi, motif belum tahu, korban mengalami luka tusuk di bagian belakang tepatnya punggung, saat ini sedang dilakukan penyidikan. Korban merupakan supur angkot jurusan kertapati, dan biasa malam mengamen," jelasnya. 

Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved