Berita Palembang

Harga Karet Makin Terpuruk, Pemprov Sumsel Segera Buatkan Pergub Karet

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel benar-benar serius untuk menanggulangi harga karet di Bumi Sriwijaya yang kian hari makin memprihatinkan.

Harga Karet Makin Terpuruk, Pemprov Sumsel Segera Buatkan Pergub Karet
Dok. Sripoku.com
Salah satu petani karet ketika menyadap pohon karet di Kecamatan Keluang Salah satu petani karet ketika menyadap pohon karet di Kecamatan Keluang. 

Laporn wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel benar-benar serius untuk menanggulangi harga karet di Bumi Sriwijaya yang kian hari makin memprihatinkan.

Terbukti, Pemprov pun tengah mengajukan Peraturan Gubernur (Pergub) khusus karet tata niaga karet di Sumsel, Minggu (27/1/2019).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Sumsel, Yustianus mengatakan jika saat ini harga karet masih belum ideal.

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya: Ketua Baru Harus Bawa Organisasi PWI Lebih Baik

Cara Membuat Seblak Berbagai Topping Anti Gagal & Tidak Ribet, Bisa Dicoba di Rumah

Ada yang Kena Stroke, Deretan Artis Ini Menghilang di Masa Emasnya, No Terakhir Jadi Ibu Persit!

Harga lelang ditingkat petani yakni Rp 8 ribu hingga Rp 9 ribu. Sedangkan, harga d itingkat tengkulak hanya Rp 5 ribu hingga Rp 6 ribu.

"Harga karet sampai saat ini masih memprihatinkan, belum ideal yang diterima petani, dari baik tengkulak hingga lelang FOB," ujarnya.

Untuk memastikan tata niaga ini baik dan ideal, Yustianus mengaku salah satu upaya nyata Pemprov Sumsel yakni bakal melakukan pembentukan Peraturan Gubernur (Pergub) Sumsel. Sehingga, tata niaga menjadi baik, karet lebih berkualitas dan terjadi transparansi harga.

Gubernur Herman Deru Desak Forum Amal Kematian Sumsel Agar Kembali Diaktifkan

Cara Membuat Pempek Palembang Lengkap dengan Cukonya Dijamin Anti Gagal dan Tidak Ribet

Ini Fakta Honor Nella Kharisma Kalah Jauh dari Via Vallen, Terkuak Alasan Tak Bisa Masuk TV Nasional

Menurutnya, sejauh ini memang petani sebagian mengetahui harga karet ditingkat FOB. Namun, hanya samar dan tidak terlalu detail. Sehingga, potensi permainan harga ditingkat tengkulak dapat saja terjadi.

"Pergub ini sudah diajukan ke Kemendagri, kami masih menunggu apa saja yang perlu diperbaiki nantinya. Pemprov Sumsel sangat serius untuk memperbaiki harga karet," tegasnya.

Yustianus menambahkan, jika nantinya pergub tersebut telah disahkan maka pihaknya juga bakal bekerja sama dengan Polda, Polres hingga Polsek untuk melakukan pengawasan terkait tata niaga karet.

"Karena dalam Pergub tersebut juga mengatur sanksi bagi yang melanggarnya. Kami harap upaya ini mampu memperbaiki tata niaga karet Sumsel," harapnya. 

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved