SFC Update

Hartono Ruslan Harapkan Legenda Sriwijaya FC Jadi Kekuatan, Berikut Formasi dan Taktiknya

Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mengatakan, ia membutuhkan campur tangan dari legenda Laskar Wong Kito

Hartono Ruslan Harapkan Legenda Sriwijaya FC Jadi Kekuatan, Berikut Formasi dan Taktiknya
Istimewa
Mushafry 

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mengatakan, ia membutuhkan campur tangan dari legenda Laskar Wong Kito yang diperbantukan di babak 32 besar Piala Indonesia 2018 menghadapi Keluarga USU Medan Rabu (30/1/2019) mendatang.

Meski tak 100 persen dalam komposisi, setidaknya dalam 1 lini ada satu orang pemain senior yang bisa membantu pemain yunior lainnya.

“Kalau di poros ada yang senior, lebih bagus. Misal di penjaga gawang ada Dikri, karena dia pelapis Teja kemarin. Di posisi Gelandang ada Wijay, depan Mushafry,” ujarnya Sabtu (26/1/2019).

Main ke Rumah Kos Teman di Seberang Ulu, Hitungan Menit Warga Bogor Ini Kehilangan Sepeda Motor

Ditelpon Seseorang yang Mengaku Teman Lama, Wanita Ini Tertipu Uang Rp 5 Juta. Begini Modusnya

Pamit Nonton OT tak Kunjung Pulang, Pemuda Desa Ini Ditemukan Membusuk di Rawa-rawa Sepekan Kemudian

Mentor di tiap lini tersebut setidaknya ada, agar kekuatan tim lebih seimbang dan tidak rapuh.

Sebabnya, komposisi pemain saat ini diprediksi akan diisi mayoritas pemain muda.

Manajemen Sriwijaya FC telah menyiapkan beberapa nama senior disamping eks-tim PON Sumsel, sisa pemain yang bertahan dan eks-Sriwijaya FC U-19 lalu.

Seperti, Bobby Satria, Wijay Mahyadi Panggabean, Ambrizal dan TA. Musyafri.

Beberapa penggawa seperti Wijay, Mahyadi Panggabean dan Ambrizal saat ini tengah mengikuti agenda kompetisi keliling wilayah Sumsel sehingga tak bisa mengikuti sejak latihan perdana.

Wisata Sejarah ke Monpera Palembang, Tambah Pengetahuan dan Bisa Foto Sejajar dengan Jembatan Ampera

Cerita Kapolsek Saat Patroli Bertemu Petani Jadi Guru Ngaji Sukarela, Lalu Hal Ini yang Dilakukannya

Cerita Asri Ketakutan Dihantui Arwah Inah Wanita yang Dia Perkosa Bergilir & Dibakar di Springbed

Tukang Es Campur Dibunuh Selingkuhan Istrinya di Kamar Tidur, Berikut Cerita Kronologisnya

Mereka diprediksi akan datang sebelum laga tersebut digelar.

Di sisi lain, Pelatih yang akrab disapa Om Har ini juga mengatakan bahwa pihaknya buta akan kekuatan lawan yang akan dihadapi untuk merebut tiket 16 besar nanti.

Terlebih lagi, semua pemain yang disiapkan manajemen untuk laga tersebut tidak serentak datang bergabung ikut latihan.

Untuk itulah, satu-satunya jalan adalah dengan memaksimalkan setiap pemain yang datang ikut latihan. Sehingga, mereka dapat mengoptimalkan kekuatan tim di waktu persiapan yang cukup sempit ini.

“Makanya kita bentuk bentuk tim dengan karakter kita saja,” jelasnya. 

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved