Jamin Stok Beras Medium Aman, Bulog Masikmalkan Pasokan dan Kerjasama dengan Kios Pasar Tradisional

Untuk memaksimalkan pengiriman pasokan beras medium, Bulog pun bekerjasama dengan kios-kios yang ada di pasar tradisional contohnya di Pasar KM 5

Jamin Stok Beras Medium Aman, Bulog Masikmalkan Pasokan dan Kerjasama dengan Kios Pasar Tradisional
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Pelepasan sejumlah komoditi Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung dalam program ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga beras medium tahun 2019, Kamis (3/1/2019) . 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sumsel dan Babel menyatakan stok beras medium milik perseroan secara berangsur mulai memenuhi pasar-pasar tradisional.

Untuk memaksimalkan pengiriman pasokan beras medium, Bulog pun bekerjasama dengan kios-kios yang ada di pasar tradisional contohnya di Pasar KM 5 Palembang.

"Di sana ada lima kios yang sudah kerjasama, dengan harapan masyarakat lebih mudah saat mendapatkan beras medium Bulog," jelas Kabid Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Divre Sumsel Babel, Tri Novianti, usai Rakor Pelaksanaan dan Peningkatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga (KPSH/Operasi Pasar (OP) Beras Medium pada Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel, Rabu (23/1/2019).

Manajemen Sriwijaya FC Siapkan 27 Nama untuk Ikuti Latihan Perdana, Berikut Daftar Nama-nama Pemain

Bayi Penderita Omphalocele Asal OKU Masih Dirawat di RSMH Palembang, Butuh Bantuan untuk Pengobatan

Kendaraan Kembali Parkir Disepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Ini Komentar Juru Parkir di Lokasi

Tri juga memastikan harga beras medium yang dipasarkan di Pasar tradisional jauh dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 8.100 per kg untuk beras curah, sedangkan kemasan Rp 8.550.

"Nah, dari kios tersebut menjual ke konsumen yang curah Rp 8.500 dan kemasan Rp8.900. Meski begitu harganya masih dibawah HET Rp 9.450," jelasnya.

Diharapkan, dengan harga jual tersebut daya beli masyarakat akan dapat meningkat dan tidak terjadi gejolak harga serta kelangkaan di pasaran.

"Apalagi, Januari hingga Februari di beberapa daerah penghasil beras akan panen raya. Ini tentu akan meningkat pasokan beras di Sumsel," jelasnya.

Seleksi PPPK di Pemkot Palembang, Nilai Passing Grade Bagi K2 Diturunkan. Catat Jadwal Seleksinya

BREAKING NEWS : Jatanras Polda Sumsel Tangkap Pelaku Kasus Temuan Wanita Dibakar di Springbed

Bayi Penderita Omphalocele Asal OKU Masih Dirawat di RSMH Palembang, Butuh Bantuan untuk Pengobatan

Camat Diminta Netral Sebanyak 48 Desa di OKU Timur Pilkades Serentak

Tri mengungkapkan, sampai saat ini stok beras medium di gudang Bulog Divre Sumsel dan Babel mencapai 6.441 ton.

Stok ini diproyeksi mampu bertahan 3 bulan.

Apabila terjadi lonjakan permintaan beras medium maka pihaknya melakukan penambahan melalui pengadaan serap gabah beras dan pasokan dari provinsi lain.

"Jadi selain dari beras petani Sumsel, Beberapa waktu lalu kita mendapatkan tambahan pasokan dari daerah lain yakni Jawa timur Ponorogo dan Probolinggo.

Penambahan stok ini untuk menyalurkan kebutuhan beras bansos rasta, dimana untuk beras ini satu bulan sekitar 1.700 ton per bulan dan beras ini diberikan secara gratis kepada masyarakat melalui keluarga penerima manfaat yang berisi 10 kg," ungkapnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved