Berita Banyuasin

Diskusi Bersama Polres Banyuasin, Puluhan Siswa SMK PP Negeri Sembawa Ikuti Sosialisasi Pemilu Damai

Sebanyak 80 siswa kelas XII SMK PP Negeri Sembawa yang memasuki usia sebagai pemilih belia, diberikan pengetahuannya dalam diskusi

Diskusi Bersama Polres Banyuasin, Puluhan Siswa SMK PP Negeri Sembawa Ikuti Sosialisasi Pemilu Damai
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Narasumber dari petugas kepolisian yang melakukan pemaparan materi di forum diskusi bertempat di Aula SMKPP N Sembawa Kabupaten Banyuasin Selasa, (23/1/2019) 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Dalam rangka mendukung program Satgas Nusantara dan menciptakan Pemilu tahun 2019 yang kondusif dan damai di Kabupaten Banyuasin, SMK PP Sembawa menggelar diskusi dengan Polres Banyuasin, Selasa (23/1/2019).

Sebanyak 80 siswa kelas XII SMK PP Negeri Sembawa yang memasuki usia sebagai pemilih belia, diberikan pengetahuannya dalam diskusi dengan petugas kepolisian dari Polres Banyuasin.

Forum diskusi yang mensosialisasikan pemilu tahun 2019, bertujuan agar pemilu berjalan atau berlangsung secara aman, damai tanpa adanya kekerasan. Serta tidak adanya money politik (politik uang).

BREAKING NEWS: Bangun Tidur Suami di Lahat Ini Ambil Parang dan Kemudian Bacok Istrinya Hingga Tewas

Ibu Muda yang Dibunuh Secara Sadis Dengan Cara Dibakar Tinggalkan Satu Balita

Video Dua Sahabat Spesialis Curanmor di Parkiran Minimarket Kawasan Plaju di Ringkus

Tentunya tujuan ini yang dipaparkan pihak kepolisian, akan menjadi bekal bagi pasa siswa yang telah mendapatkan hak pilih.

Hal itu dilakukan dengan melakukan forum berdiskusi terutama dikalangan remaja pada menyambut tahun politik 2019.

Gara-gara Ini Pria di Tanjung Sakti Lahat Tega Bunuh Istrinya Secara Sadis, Dibacok hingga Tewas

Tampil dengan Bulu Mata Palsu, 5 Artis Indonesia Ini Kecantikannya Makin Cetar!

Kendaraan Kembali Parkir di Jalan Jenderal Sudirman, Dishub Kota Palembang : No Comment

Tidak hanya itu siswa diberi pengetahuan bahwa Polri dan TNI yang merupakan konstitusi tidak di perbolehkan untuk ikut serta pada pasangan calon berkampanye.

"Sebab aparat Polri dan TNI merupakan aparat negara yang bertugas mengamankan pemilu jadi kalau mereka ikut campur dalam kegiatan pemilu baik kampanye atau apapun itu yang menyangkut masalah pemilu, Tidak boleh," ujar Roby salah satu narasumber pembicara dari kepolisian.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved