Studi Baru: Planet Kesembilan Mungkin Bukan Planet Seutuhnya

Beberapa tahun belakangan, para ahli meyakini ada planet kesembilan di pinggiran tata surya. Jaraknya dari Bumi sangat jauh, mungkin sekitar sepuluh

Studi Baru: Planet Kesembilan Mungkin Bukan Planet Seutuhnya
Orang - orang Pea - blogger
Ilustrasi - Urutan Planet Di Tata Surya. 

SRIPOKU.COM - Beberapa tahun belakangan, para ahli meyakini ada planet kesembilan di pinggiran tata surya.

Jaraknya dari Bumi sangat jauh, mungkin sekitar sepuluh sampai 20 kali lebih jauh dari Pluto. Banyak orang meyakini planet kesembilan itu berukuran sepuluh kali lipat dibanding Bumi, karena bisa memengaruhi gaya gravitasi objek lain di sekitarnya.

Berita Lainnya:

Kenapa Planet Sembilan Belum Ditemukan? Ilmuwan Ungkap Alasannya

Namun benarkah planet kesembilan itu nyata? Mengapa ia bersembunyi sangat lama dari pandangan kita?

Semua pertanyaan itu mungkin bisa dijawab dalam laporan yang terbit di Astronomical Journal edisi Minggu (20/1/2019) atau dapat diakses secara online di arXiv.org.

Alih-alih membahas keberadaan planet kesembilan, laporan itu agaknya menyarankan kita untuk berhenti menganggap bahwa benda yang diyakini sebagai Planet Sembilan berukuran raksasa.

Sebaliknya, mereka meyakini bahwa itu adalah sekumpulan objek luar angkasa berukuran lebih kecil yang berkolaborasi menciptakan gaya gravitasi seperti yang diciptakan sebuah benda raksasa.

"Saya suka isi laporannya. Ini pertama kalinya ada yang mengusulkan hal lain tentang Planet Sembilan. Saya tidak mengatakan penjelasannya benar, tapi mungkin fisika akan sangat bisa diandalkan untuk menjelaskan apa yang kita lihat," kata astronom Caltech, Mike Brown, yang tidak terlibat dalam studi tapi telah meneliti karakkteristik Planet Sembilan.

Melansir Popular Science, Senin (21/1/2019), sabuk kuiper (wilayah di luar Neptunus) diselimuti oleh es dan batu kecil yang berasal dari masa awal pembentukan tata surya.

Banyak dari Objek trans-Neptunus (TNO) bergerak dalam orbit yang sangat tidak biasa di sekitar matahari.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved