Berita Palembang

Kapolda Sumsel Ancam Tembak Oknum Anggota Polres Empatlawang Terlibat Narkoba. 'Saya Dak Main-main'

Kapolda Sumsel Ancam Tembak Oknum Anggota Polres Empatlawang Terlibat Narkoba. 'Saya Dak Main-main'

Kapolda Sumsel Ancam Tembak Oknum Anggota Polres Empatlawang Terlibat Narkoba. 'Saya Dak Main-main'
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara Ancam Tembak Oknum Anggota Polres Empatlawang Terlibat Narkoba. 'Saya Dak Main-main' 

Kapolres Empatlawang Dicopot karena Positif Narkoba, Kapolda Sumsel Ancam Tembak Oknum Anggota Terlibat

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Empat hari lalu Kapolres Empatlawang AKBP Agus Setyawan, dicopot dari jabatannya karena berdasarkan tes urine positif narkoba.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menduga masih ada oknum anggota lain di Empatlawang yang terlibat narkoba.

Hal tersebut diungkapkan Zulkarnain Adinegara setelah pemusnahan narkoba di halaman Mapolda Sumsel, Selasa (22/1/2019).

Urin Positif Mengandung Narkoba, Kapolres Empatlawang Dicopot. Kapolda: Kapolres Jangan Main-main

Hasil Pemeriksaan Lanjutan, Urine Kapolres Empatlawang Positif Mengandung Sabu-sabu dan Ekstasi

Update Terbaru Kasus Urin Kapolres Empatlawang Positif Kandung Narkoba Saat Diperiksa Kurang Sadar

 

"Informasi yang saya terima diduga masih ada oknum anggota di Empatlawang yang terlibat narkoba. Masih akan saya cek. Kalau ada barang bukti saya tembak juga. Saya dak main main menyikat mereka," tegas Kapolda.

Zulkarnain Adinegara mengaku geram dengan adanya anggota yang nakal menggunakan narkoba.

Dia sempat ditegur dari Jakarta karena Kapolres di Empatlawang yang terlibat narkoba menjadi viral No 9 se Indonesia.

Sementara itu terkait pemusnahan barang bukti yang dilakukan Kapolda mengatakan, ada sebanyak 13.538.46 gram sabu-sabu dan 5.550 butir ekstasi dan 20 batang (sample) ganja dari Empatlawang dari ungkap kasus yang dilakukan sepanjang Desember 2018 dan januari 2019. Terdiri dari 6 LP dan 9 tersangka.

"Kalau 1 gram sabu dipakai lima pemakai maka kita sudah menyelamatkan 70 ribu orang. Kalau dinilai dari harga berarti 30 miliar," jelas Kapolda.

Tak hanya itu, kata Kapolda, narkoba sesuatu merusak generasi bangsa sehingga dirinya mengajak bersama memberantas narkoba tidak hanya BNN, dinas kesehatan, POM.

Tapi semua lapisan masyarakat dan stakeholder supaya mencegah dan memberantas narkoba bersama sama.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved